Inilah Penjambret yang Biasa Beraksi di Musi 2 Palembang, Akhirnya Ditangkap Polsek Gandus

Berkeliling mencari mangsa, Tedi Haji Saputra (20) bersama kedua pelaku lainnya (DPO) menjambret satpam PDAM Akidi Supriadi di Jalan Alamsyah

Inilah Penjambret yang Biasa Beraksi di Musi 2 Palembang, Akhirnya Ditangkap Polsek Gandus
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Kanit Reskrim Polsek Gandus Palembang Ipda Naibaho saat menunjukan barang bukti celurit dan tersangka saat diamankan, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Berkeliling mencari mangsa, Tedi Haji Saputra (20) bersama kedua pelaku lainnya (DPO) menjambret satpam PDAM Akidi Supriadi di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara Kecamatan Gandus Palembang atau Musi 2, Selasa (25/6/3019) sekitar pukul 06.30.

Tersangka yang merupakan Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Semeru SU 1 Palembang, bersama kedua temannya sengaja berkeliling dari Kertapati Palembang untuk mencari mangsa.

"Aku hanya di motor, yang menarik Rendi. Saat menarik ponsel korban dan mau kabur tangan Rangga ditarik korban," ujar tersangka saat diamankan di Polsek Gandus Palembang.

Saat motor yang dikendarai tersangka Tedi, Rangga dan Rendi terjatuh karena ditarik korban. Saat itu, ketiganya terjatuh. Ketika mereka sedang dimassa, Kapolsek Gandus AKP M Aidil melintas di lokasi kejadian dan langsung mengamankan tersangka.

Tedi berhasil diamankan bersama barang bukti celurit yang dibawa ketika beraksi. Sedangkan, kedua pelaku lainnya yakni Rangga dan Rendi berhasil melarikan diri setelah dikejar.

"Baru beraksi, belum juga dapat malah tertangkap," ujar pemuda pengangguran ini.

Kapolsek Gandus Palembang AKP M Aidil melalui Kanit Reskrim Ipda Naibaho menuturkan tersangka yang diamankan ini diduga pelaku ini merupakan pelaku yang diduga beraksi di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara.

"Mereka ini menggunakan modus berkeliling untuk mencari mangsanya. Ketika melihat korbannya, mereka langsung beraksi," ujarnya.

Sedangkan barang bukti celurit yang diamankan di tangan tersangka Tedi, diduga memang selalu dibawa untuk mengancam korbannya bila korban melawan.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved