Naik Motor Berpanas-panasan, Feby Herman Deru Kunjungi Desa Penerima Nominasi HATINYA PKK

Kegigihan istri Gubernur Sumsel Feby Herman Deru menjalani tugasnya sebagai Ketua TP PKK sumsel memang patut diacungi jempol.

Naik Motor Berpanas-panasan, Feby Herman Deru Kunjungi Desa Penerima Nominasi HATINYA PKK
Humas Pemprov Sumsel
Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru (Feby Deru), resmi disahkan menjadi Bunda PAUD Provinsi Sumsel periode 2018-2023 

 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU- Kegigihan istri Gubernur Sumsel Feby Herman Deru menjalani tugasnya sebagai Ketua TP PKK sumsel memang patut diacungi jempol.

Kamis (20/6) siang misalnya meski harus berpanas-panasan

Ia tetap bersemangat mendampingi  tim penilai dari pusat yang hendak melakukan penilaian ke Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II,  Kota Lubuk Linggau yang masuk sebagai enam besar nominasi lomba Halaman Asri Teratur dan Nyaman (HATINYA) PKK tingkat nasional. 

 

Didampingi Ketua PKK Lubuk Linggau Yetty Oktarina, Feby Herman Deru terjun langsung mendampingi tim penilai lomba HATINYA PKK.

62 Desa di Sumsel Belum Teraliri Listrik, Ini Solusi dari Gubernur Sumsel Herman Deru

Untuk menjangkau lokasi yang luas dan berjauhan, ibu empat anak itu tak sungkan turun ke lokasi dengan dibonceng motor.

Sebelum meninjau ke lokasi penilaian, rombongan ini singgah di rumah Walikota II untuk pemaparan dan penayangan video tentang kondisi Kecamatan Karya Bakti yang memiliki sembilan RT tersebut. 

Dalam kesempatan ini Feby Deru menyampaikan bahwa melalui HATINYA PKK diharapkan masyarakat dapat mengerti dan sadar untuk mengelola perkarangan rumah mereka agar asri  teratur, indah serta dapat menciptakan kenyamanan bagi penghuninya.

Setelah Ada MoU Kejari dan Dinas PUPR, Sejumlah Kontraktor di Muba Kembalikan Uang Lebih Bayar

 " Jika di setiap rumah tangga dapat memanfaatkan halaman dengan baik tentu akan membantu keluarga dalam meningkatkan gizi dan menunjang ekonomi keluarga minimal bisa memberikan keindahan dan  kenyamanan bagi keluarga itu sendiri, " ungkap Feby.

Sementara itu saat memaparkan kondisi kampungnya, Ketua TP. PKK Kecamatan Karya Bakti, Leni Marlena mengatakan bahwa dulunya daerah Karya Bakti adalah daerah yang  sangat rawan karena tingkat penyalahgunaan narkobanya cukup tinggi.

 " Dulu kampung kami itu dikenal dengan istilah 'Kampung Polda' karena seringnya polisi datang ke daerah ini untuk menangkap warga yang terjerat narkoba, " ungkapnya.

Lantik Direksi Bank Sumsel Babel (BSB) Herman Deru Targetkan Dongkrak Market Share di Atas 30%

Namun secara pelan pelan, berkat partisipasi PKK kelurahan dan pemerintah,  daerah ini mulai bebenah dan menyadarkan masyarakat. 

" Kami bersama ibu ibu PKK dan dibantu pemerintah mulai mengajak warga untuk melakukan kegiatan yang produktif dan dapat menambah pendapatan keluarga dengan menanam  markisa dan menjadikannya berbagai macam produk seperti sirup dan minuman segar yang dikombinasi dengan buah markisa" jelasnya.

Selepas acara pemaparan dan makan siang acara dilanjutkan dengan meninjau langsung lokasi yang akan dinilai.

Pada sesi ini, meskipun di siang hari yang cukup terik, Feby bersama tim penilai dan rombongan PKK melakukan penilaian dengan menggunakan sepeda motor karena lokasi yang akan dikunjungi dan dinilai cukup luas serta akses jalan yang berbukit dan sempit.

Saat memasuki Kecamatan Karya Bakti suasana tampak hijau dan asri, berbagai jenis sayuran dan buah-buahan  ditanam warga di perkarangan rumah mereka, sebagian dari mereka memanfaatkan halaman rumah dengan menanam buah markisa.

Menurut salah seorang tim juri Ir. Hanifah Husein Baldan jika Kecamatan Karya Bakti sudah menjadi yang terbaik, prestasi tersebut harus dipertahankan. " tadi di halaman warga saya lihat sayuran, terong dan cabe, berarti tugas dari kecamatan ini untuk menularkan ke daerah lain agar mandiri pangan di dalam rumah sendiri, " ujarnya

Dia juga berharap Lubuk Linggau bisa menjadi kota inspirasi bagi daerah lainnya karena sudah mampu menjadikan kampung narkoba menjadi kampung markisa.

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved