Berita Palembang

Roy Langsung Pucat Dituntut Jakasa 11 Tahun Penjara, Kasus 8,5 Kg Sabu-sabu di Palembang

Terdakwa Roy Pratama (21) langsung tertunduk lesu di hadapan majelis hakim saat mendengar jaksa penuntut umum (JPU) menuntutnya 11 tahun

Roy Langsung Pucat Dituntut Jakasa 11 Tahun Penjara, Kasus 8,5 Kg Sabu-sabu di Palembang
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Terdakwa Roy Pratama (21) saat menjalani persidangan di pengadilan negeri kelas 1 kota Palembang atas kasus narkoba, Rabu (19/6/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Terdakwa Roy Pratama (21) langsung tertunduk lesu di hadapan majelis hakim saat mendengar jaksa penuntut umum (JPU) menuntutnya 11 tahun kurungan penjara.

Pemuda asal Kabupaten Banyuasin Sumsel ini ditahan karena terlibat kasus narkotika dengan barang bukti satu bungkus sabu seberat 8,520 gram.

"Menyatakan bahwa terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, maka terdakwa dituntut 11 tahun penjara," ujar JPU Amanda SH pada sidang yang digelar di pengadilan negeri kelas 1 A kota Palembang, Rabu (19/6/2019).

Kabupaten Banyuasin Hadiri Rapat Evaluasi Smart City Kemenkominfo di Banyuwangi, Jawa Timur

TV Online RCTI (Video Link Live Streaming) Persebaya vs Madura United di Piala Indonesia, Sore ini

2 Remaja Ini Dibegal di Jembatan Musi 4 Palembang, Modusnya Tuduh Korban Telah Menganiaya

Tedy Anugrah Dibekuk Polisi Depan SMP, Kantongi 33 Paket Sabu-sabu

Sesaat setelah mendengar tuntutan yang ditujukan padanya, raut wajah Roy seketika berubah pucat.

Tertunduk lesu dihadapan majelis hakim yang diketuai Abu Hanifah SH MH, terlihat kedua telapak tangan Roy terus saja mengelus dengkulnya sambil sesekali menundukkan badannya selayaknya orang yang sedang gelisah.

"Saya mohon pengajuan pembelaan tertulis pak,"jawab Roy, menanggapi pertanyaan hakim yang bertanya tentang sikapnya terhadap tuntutan jaksa.

Dalam dakwaan terungkap pula bahwa terdakwa diajak oleh Andi (DPO) ke rumah Pung (DPO) untuk melakukan transaksi narkoba.

Saat sampai di tempat transaksi, Andi langsung melakukan transaksi jual beli narkoba. Dimana dia memberikan uang sebesar Rp. 8,5 juta pada saksi Hawa (berkas terpisah) untuk mendapatkan
sabu seberat 8,520 gram.

Sementara terdakwa menunggu diatas motor dan melihat transaksi dari kejauhan.

Setelah transaksi selesai, terdakwa bersama Andi langsung meninggal tempat tersebut.

kemudian Andi memberikan satu buah amplop yang di dalamnya berisikan Narkotika jenis shabu kepada terdakwa. Barang tersebut langsung disimpan oleh terdakwa di saku celana sebelah kanan bagian depan yang terdakwa pakai.

Atas informasi tersebut, Dit Narkoba Polda Sumsel melakukan penangkapan terhadap terdakwa di Desa Siju Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin Sumsel pada Sabtu (26/1/ 2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Sedangkan Andi yang menunggu diatas motor langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor yang kendarainya saat melihat terdakwa ditangkap.

Kini terdakwa Roy Pratama harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. (cr8)

Terdakwa Roy Pratama (21) saat menjalani persidangan di pengadilan negeri kelas 1 kota Palembang atas kasus narkoba, Rabu (19/6/2019)

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved