Pengakuan Tersangka Curanmor di Palembang, Paling Lama Satu Menit Motor Bisa Dibawa Kabur

Iwan Saputra alias Iwan Kompol (30) tertangkap Tim Ladas Polsek IT 1 Palembang yang melaksanakan patroli secara tertutup.

Pengakuan Tersangka Curanmor di Palembang, Paling Lama Satu Menit Motor Bisa Dibawa Kabur
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Tersangka Iwan Saputra alias Iwan Kompol saat memeragakan bagaimana ia mencuri sepeda motor saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang, Rabu (19/6/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Usai melancarkan aksinya mencuri sepeda motor di wilayah Rumah Susun Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Iwan Saputra alias Iwan Kompol (30) tertangkap Tim Ladas Polsek IT 1 Palembang yang melaksanakan patroli secara tertutup.

Warga Mariana Banyuasin ini, ditangkap ketika kembali akan beraksi di kawasan 14 Ilir Palembang.

Tim Ladas yang curiga ketika melihat tersangka ini melintas, berupaya untuk kabur ketika hendak diberhentikan polisi.

"Baru selesai mencuri motor di Rusun dan rencana mau keliling lagi mencari motor yang di parkir di wilayah 14 Ilir," ujar tersangka saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang, Rabu (19/6/2019).

Melihat tersangka kabur, Tim Ladas yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa dan Panit Ipda A Wahab langsung melakukan pengejaran. Pelarian tersangka terhenti, setelah ia masuk ke dalam lorong buntu.

Ahmad Dhani Masih Dipenjara, Mulan Jameela Ubah Penampilan? Wajah Berbeda Mulan di Foto Barunya

Bupati Silaturahmi Sekaligus Bentuk Tim Kordinasi Bersama KEK PT Bukit Asam

Tersangka langsung diamankan dan digeladah. Ternyata saat digeledah, di balik baju tersangka ditemukan senjata tajam jenis pisau. Penggeledahan juga dilakukan di tas kecil yang dibawa tersangka dan ditemukan banyak kunci leter T.

Dari pengakuan tersangka, bila kunci leter T ini digunakannya untuk membongkar kunci kontak motor. Berbagai jenis kunci leter T ini, berguna untuk merusak tutup kunci kontak hingga merusak kunci kontak sampai motor bisa dibawa kabur.

"Eksekusi sendirian. Ketika dapat motor yang diparkir, baru beraksi. Biasanya butuh waktu tidak lama paling lama 1 menit," ujarnya.

Menurut tersangka, ia juga bisa merusak penutup kunci kontak dengan kunci yang telah dipersiapkan. Hanya dengan beberapa detik saja, motor sudah bisa dibawa kabur.

Kunci-kunci leter T yang dimilikinya, merupakan hasil membuat sendiri. Membawa kunci leter T kemanapun ia pergi, termasuk senjata tajam jenis pisau.

"Habis pakai sabu setelah eksekusi di Rusun. Dari 14 Ilir itu, aku mau cari mangsa lagi," pungkasnya.

Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa menuturkan, tersangka ditangkap saat anggota tim Ladas Polsek IT 1 Palembang melakukan patroli secara tertutup di wilayah yang dianggap rawan kejahatan. Saat di jalan Pangeran Antasari, anggota melihat tersangka sedang melintas dengan sepeda motor.

"Karena curiga, tersangka ini sempat kabur namun dikejar anggota hingga akhirnya tertangkap. Saat diperiksa, ditemukan senjata tajam jenis pisau yang diselipkan di pinggang tersangka dan juga sejumlah kunci leter T. Kami kembangka kembali, ternyata motor yang dipakainya merupakan motor yang baru dicurinya di kawasan Rusun," ujarnya.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved