Berita Palembang

Update Tahanan Polresta Palembang Kabur, Boy Budiono Ditangkap saat Sedang Kerja di Bogor

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Satuan ResNarkoba Polresta Palembang kembali menangkap satu lagi tahanan kabur Minggu (5/5/2019) lalu

Update Tahanan Polresta Palembang Kabur, Boy Budiono Ditangkap saat Sedang Kerja di Bogor
Istimewa
Boy (tiga dari kanan), tahanan narkoba Polresta Palembang saat diamankan di Bogor, Sabtu (15/6/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Satuan ResNarkoba Polresta Palembang kembali menangkap satu lagi tahanan kabur Minggu (5/5/2019) lalu.

Satu dari 10 tahanan kabur, yang telah berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang), berhasil diringkus petugas pada Sabtu (15/6/2019).

Adapun identitas tahanan yang berhasil diamankam tersebut yakni Boy Budiono (59 tahun), warga Jalan Sukakarya Kecamatan Sukarami, Palembang.

Boy diringkus petugas Satres Narkoba Polresta Palembang, pimpinan Kasat Res Narkoba, Kompol A Akbar yang bekerja sama dengan satuan Reskrim Polresta Bogor.

Komisioner KPU Palembang Tersangka, KPU Sumsel Sebut Urusan Pemilu Juga Tanggungjawab Bawaslu Kota

Boy diketahui bekerja sebagai juru parkir di cafe Jalan Pancasan Kelurahan Pasir Kuda Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

"Setelah mengetahui informasi keberadaan tahanan tersebut, bekerja sama dengan unit Reskrim Polresta Bogor kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku," ujar Kasat Narkoba Kompol A Akbar saat dikonfirmasi.

Dikatakan Akbar, saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan langsung digiring ke Polresta Bogor.

"Saat ini tahanan tersebut sudah dibawa ke Palembang untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya Minggu (16/6/2019).

Hingga saat ini, tersisa 9 tahanan kabur yang masih dalam pengejaran dan berstatus DPO.

Satu Keluarga Kecelakaan di Sako, Ahli Waris Korban Meninggal Dapat Santunan Rp 50 Juta

Tak lupa Kompol Akbar terus mengimbau kepada seluruh masyarakat baik di Sumsel maupun di luar Sumsel untuk dapat melaporkan kepada kepolisian terdekat apabila melihat para tahanan.

Selanjutnya Akbar mengatakan untuk informasi dari tahanan tersebut sudah disebarluaskan guna mempermudah penangkapan.

"Data mereka sudah diinformasikan melalui Bareskrim Polri, artinya akan ada penyebarluasan data se-Indonesia," ungkapnya.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved