Mutilasi Ogan Ilir

Viral Pengakuan Warga Terlibat Mutilasi Karoman di Ogan Ilir, Ini Kata Kapolda Sumsel

Seorang warga diketahui berinisial I, sempat viral di media sosial karena mengaku terlibat dalam kasus mutilasi terhadap Karoman,

Viral Pengakuan Warga Terlibat Mutilasi Karoman di Ogan Ilir, Ini Kata Kapolda Sumsel
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Mardiah menunjukkan foto Karoman semasa hidup. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang warga diketahui berinisial I, sempat viral di media sosial karena mengaku terlibat dalam kasus mutilasi terhadap Karoman, warga Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, pada Rabu (5/6/2019) lalu.

Namun hingga saat ini, polisi masih memeriksa saksi-saksi terkait kasus ini.

Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan, memang ada seorang warga mengaku terlibat dalam kasus mutilasi Karoman.

"Orang tersebut mengaku terlibat dengan cara membantu memberi kode-kode tertentu kepada pelaku lain saat aksi pembunuhan," kata Kapolda dikutip dari KOMPAS.com usai menyaksikan video conference sidang sengketa Pilpres di Fakultas Hukum Unsri, Jumat (14/6/2019).

Meski sudah ada pengakuan, polisi tidak akan percaya begitu saja. Sebab keterangan warga tersebut nilainya paling bawah dari lima alat bukti yang sah.

Polisi akan terus mengumpulkan alat bukti yang lain termasuk alat bukti ilmiah berupa ceceran darah.

“Jika pun misalnya ada tersangka yang dijelaskan oleh warga tadi tidak mengaku perbuatannya, tidak masalah karena akan dikuatkan dengan bukti-bukti ilmiah,” jelas Kapolda.

“Kita banyak pengalaman tersangka-tersangka yang merasa tidak bersalah padahal dia melakukan. Namun, menurut hukum bisa dibuktikan secara ilmiah, biasanya lebih besar ancaman hukumannya karena dianggap berbelit belit dan tidak ada penyesalan,” ujarnya.

Kapolda juga menegaskan, meski sudah ada pengakukan, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Belum ada tersangka, harus dilengkapi dengan keterangan yang lain,” katanya.

Sementara I, warga yang viral mengaku terlibat pembunuhan, masih diamankan di Mapolsek Tanjung Raja guna dimintai keterangan.(kompas.com)

Satu Terduga Pelaku Mutilasi Karoman Nelayan Ogan Ilir, Ngaku Membunuh Karena Diejek Pelaku Lainnya

Update Mutilasi Karoman: Ternyata Mayat Tak Dijemput Karena Masalah Biaya, Mardiah Tak Punya Uang

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved