Berita Palembang

Usai Memberi Nasehat, Pria Palembang Ini Dikeroyok Kakak Beradik  

Dian Setiawan (34) warga Jalan Slamet Riady Lorong Ketapean Kelurahan 11 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang menjadi korban pengeroyokan

Usai Memberi Nasehat, Pria Palembang Ini Dikeroyok Kakak Beradik   
net
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dian Setiawan (34) warga Jalan Slamet Riady Lorong Ketapean Kelurahan 11 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang menjadi korban pengeroyokan pada Jumat (14/6/2019) sekitar pukul 06:45 WIB

Dian dianiaya oleh kakak beradik yakni YN (22) dan adiknya SP usai dinasihati oleh Dian.

Kejadian bermula saat Dian mendatangi terlapor di rumah yakni di Jalan M Isa Lorong Swadaya Kelurahan Kuto Batu Kecamatan IT III Palembang.

"Si YN ini anak tiri dari istri saya, awalnya saya ingin menemui anak kandung saya yang diasuh oleh dia. ," ujarnya kepada petugas piket SPKT.

Namun Dian diberitahu YN kalau anak kandungnya tersebut akan diberhentikan sekolah oleh terlapor.

"saya terkejut dia bilang anak saya mau di stopkan sekolahnya, jadi saya nasehatilah dia ntuk tidak membehentikan anak saya sekolah," ungkap Dian.

Namun terlapor tidak senang karena dinasehati Dian dan langsung memukul kepala korban dengan menggunakan serokan sampah.

"Dia gak senang aku omongi, diambilnya serokan sampah yang ada disekitar situ, dipukulkannya di kepala aku," cerita Korban.

Tak sampai disitu, adik YN, yakni SP juga ikut memukul korban hingga korban terjatuh dari motor.

"Aku itu sudah mau pulang, datang pula adiknya ikut mukul dibagikan mulut sampa aku terjatuh dari atas motor," katanya.

Akibat kejadian ini, Dian mengalami bengkak pada bagian bibir dan selanjutnya membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT ) Polresta Palembang.

"Mungkin dengan begini bisa diberikan efek jera agar tak sembarangan mereka mukul orang," katanya.

Semetara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit III SPKT Polresta Palembang, Ipda Horison membenarkan adanya laporan korban.

"Benar korban telah membuat laporan terkait penganiayaan saat ini laporan tersebut telah kira terima," kata Herison.

Dikatakannya laporan akan segera ditindak lanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang.

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved