Ini Kata Alex Noerdin Soal Gugatan PDI Perjuangan, Kita Buktikan Saja di MK

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin, mengaku pihaknya siap menyampaikan bukti- bukti

Ini Kata Alex Noerdin Soal Gugatan PDI Perjuangan, Kita Buktikan Saja di MK
IST
H Alex Noerdin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sumsel Alex Noerdin, mengaku pihaknya siap menyampaikan bukti- bukti, terkait data hasil pemilihan legislatif (Pileg) yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), baik di tingkatan DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten.

Hal ini sekaligus membantah pernyataan petinggi PDI Perjuangan Sumsel, yang dikatakan Golkar melakukan penggelembungan suara di daerah tersebut, hingga digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Yang jelas, dari pleno tingkat TPS (Kelurahan/ Desa), PPK (Kecamatan), KPU Kabupaten dan KPU provinsi, semua saksi bertandatantangan dan tidak ada keberatan," kata Alex Noerdin, Jumat (14/6/2019).

Gubernur Sumsel periode 2008-2018 ini sendiri tidak ingin ambil pusing atas gugatan PDI Perjuangan tersebut, karena pihaknya memiliki data yang akurat perolehan suara yang ada.

"Jadi kita buktikan saja di MK dan data maupun bukti sudah kita siapkan. Saya rasa bukti yang sah itu C1 hasil pleno yang ditandangani bersama, bukan C1 hanya satu partai yang tandatangan (bodong)," tegasnya.

Sebelumnya, PDI Perjuangan Sumsel, telah mengajukan gugatan hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 di Sumsel, untuk beberapa tingkatan.

"PDI Perjuangan Sumsel ada 3 gugatan hasil Pileg di Sumsel, baik tingkat DPR RI, Provinsi maupun Kabupaten," cap Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, Giri Ramanda.

Ia mengatakan, beberapa hasil pileg yang digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut, yaitu ditingkat DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel I yang meliputi kota Palembang, Banyuasin, Muba, Mura, Muratara dan Lubuklinggau, yang diduga ada pengurangan suara caleg PDI Perjuangan.

Kemudian untuk tingkat DPRD Sumsel dari dapil IX (Muba), dengan dugaaan adanya penggelembungan suara oleh partai tertentu (Golkar), dan pengurangan suara partai PDI Perjuangan (caleg atas nama Uzer Effendi).

"Serta di tingkat DPRD Kabupaten Muba untuk Dapil I, dengan dugaan hampir sama, yaitu partai lain menggelembunhkan suara, dan suara PDI Perjuangab berkurang, sehingga PDI Perjuangan kehilangan kursi di Dapil itu," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved