Kenangan Gubernur Sumsel Herman Deru dengan Ani Yudhoyono, Sempat Titip Hal ini

Kabar berpulangnya ibu negara RI ke-6 Ani Yudhoyono, Sabtu (1/6) akibat kanker darah yang dideritanya menjadi duka mendalambagi seluruh rakyat

Kenangan Gubernur Sumsel Herman Deru dengan Ani Yudhoyono, Sempat Titip Hal ini
Tribunsumsel.com
Gubernur Sumsel Herman Deru 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kabar berpulangnya ibu negara RI ke-6 Ani Yudhoyono, Sabtu (1/6) akibat kanker darah yang dideritanya menjadi duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tak terkecuali Gubernur Sumsel H.Herman Deru yang sempat beberapa kali bertemu dan berinteraksi langsung dengan sosok perempuan inspiratif bernama lengkap Hj.Kristiani Herawati tersebut.

Salah satu pertemuan yang paling diingat Herman Deru yang kala itu menjabat sebagai Bupati OKU Timur adalah saat ia diundang ke Jakarta untuk menerima Bintang Jasa Pratama di Istana Negara tahun 2009.

Usai bersalaman dengan Presiden SBY, Herman Deru juga berkesempatan bersalaman dengan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Saat itu Herman Deru dan Ibu Ani Yudhoyono bersama Wakil Presiden dan sejumlah menteri hadir dalam acara peringatan 17 Agustus di istana negara.

"Ketika bersalaman dengan Ibu Any Yudhoyono itu beliau sempat berpesan dan menitip kepada saya untuk memperhatikan dan peduli terhadap pembangunan SDM sejak dini yaitu dimulai balita dan anak-anak melalui PAUD. Demikian halnya dengan pembangunan dan program program yang memajukan peran-peran kaum perempuan di berbagai aspek kehidupan tanpa harus mengabaikan kodratinya," ujar Herman Deru seraya mengenang pertemuan tersebut.

Selain merupakan putri prajurit yang terkenal, Ibu Any SBY diakuinya merupakan salah satu sosok ibu negara yang sangat keibuan, mengayomi, memotivasi dan menginspirasi. Tak mengherankan jika hal tersebut kerap menjadi inspirasi banyak perempuan lain di Indonesia.

"Beliau dapat dijadikan teladan bagi isteri-isteri pejabat sebagaimana beliau saat mendampingi Bapak SBY dalam menjalankan tugas-tugas negara selama berkarir di TNI sampai sukses menjadi presiden dua periode. Indonesia benar-benar kehilangan sosoknya yang luar biasa," ungkapnya.

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved