Mutilasi di Sungai Lilin
Cerita Sedih Suhartini, ibu Vera Oktaria, 'Saya Tidak Ikut Lebaran, Sudah Tidak Ada Semangat Lagi
Belum tertangkapnya Prada DP sebagai orang yang diduga kuat telah menghabisi nyawa Vera Oktaria dan kemudian memutilasinya, memberikan kesedihan
Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Belum tertangkapnya Prada DP sebagai orang yang diduga kuat telah menghabisi nyawa Vera Oktaria dan kemudian memutilasinya, memberikan kesedihan mendalam di hati keluarga korban.
Terkhusus bagi Suhartini (50), ibu kandung Vera Oktaria.
Sebelumnya diketahui, Vera ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi dimutilasi di kamar Penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba, Jumat 10 Mei 2019 lalu.
Saat Tribunsumsel.com mendatangi rumahnya di jalan KH Azhari Plaju kota Palembang, Suhartini terlihat sedang duduk seorang diri di teras rumahnya.
Wajahnya terlihat pucat dan gerak tubuhnya terlihat begitu lesu.
"Gimana, sudah tertangkap belum dia (Prada DP),"ujar Suhartini secara spontan ketika melihat Tribunsumsel.com mendatangi rumahnya, Rabu (29/5/2019).
Saat mendengar pengejaran terhadap Prada DP masih dilakukan hingga kini, tampak mata Suhartini langsung berkaca-kaca menahan tangis.
"Kenapa susah sekali nangkap anak itu,"ujarnya dengan suara lesu dan langsung menundukkan kepalanya
Suhartini mengaku perasaannya menjadi campur aduk saat mengingat perbuatan Prada DP.
Rasa marah, kesal dan sedih bercampur jadi satu saat membayangkan bagaimana Vera yang merupakan anak bungsunya, dibunuh dengan cara yang begitu kejam.
"Saat-saat terakhir Vera yang terus saya ingat. Pasti dia kesakitan, ketakutan, Astaghfirullah sedih saya kalau membayangkan itu,"tuturnya dengan suara bergetar menahan tangis.
Kesedihan itu, juga berimbas pada keseharian Suhartini. Dia mengaku sejak Vera ditemukan tewas, ibu empat orang anak ini seakan kehilangan semangat hidupnya.
Suhartini bercerita, saat ini dia lebih banyak duduk dan memilih tidak banyak beraktivitas.
Tubuhnya seakan lemah untuk melakukan berbagai kegiatan seperti dulu, saat semua anak-anaknya masih hidup.
Bahkan tahun ini dia tidak membuat kue untuk lebaran, dikarenakan sudah tidak ada semangat untuk melakukan aktivitas seperti sedia kala.
"Tahun ini saya tidak mau bikin kue. Saya tidak ikut lebaran, sudah tidak ada semangat lagi. Ya biarlah, sudah tidak ada gairah lagi mau ngapa-ngapain,"ujarnya sembari menarik nafas panjang.
Suhartini mengaku saat ini dia lebih banyak duduk di dalam rumah sembari terus berdoa agar pelaku pembunuh anaknya cepat ditangkap dan diadili setimpal dengan perbuatannya.
"Iya saya maunya cepat ditangkap. Bahkan kalau dia (Prada DP) sudah mati, itu belum bisa membayar sakit hati saya. Apalagi dia masih hidup dan berkeliaran di luar sana. Sakit hati saya sudah terlalu dalam sama dia,"ujarnya.
Sebelumnya, kasus Prada DP hingga kini masih terus dilakukan penyelidikan dari Kodam II Sriwijaya bekerjasama dengan Polda Sumsel.
Hal ini diungkapkan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan ketika ditemui usai membuka bazar murah di Makodam, Sealsa (28/5/2019).
"Terakhir, terdeteksi di Muba. Sejauh ini, masih dilakukan pencarian dengan mengerahkan Intel, Denpom dan jajaran Koramil. Kami menyakini DP masih di Sumsel," ujar Mayjen Irwan.
Pangdam juga mengungkapkan, pencarian terus dilakukan dan dipastikan DP akan tertangkap. Kodam II juga menempatkan anggota Intel untuk mengawasi rumah orangtua dan kerabat dari DP.
Sebelumnya, pencarian terhadap Prada DP yang diduga kuat terlibat dengan tewasnya Vera Oktaria masih terus dilakukan.
Sempat pula beredar informasi yang menyebutkan seseorang yang diduga Prada DP sempat terlihat di Kemenak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur dan Kabupaten OKU Sumsel pada Minggu (13/5/2019) lalu.
Menanggapi hal tersebut, Suhartini (50) ibu kandung Vera Oktaria mengatakan pihak keluarga memang kerap kali mendengar desas desus tentang keberadaan Prada DP.
"Ada yang bilang dia (Prada DP) pernah terlihat di Baturaja, lagi duduk-duduk di sawah. Ada yang bilang dia lagi di dusun ibunya di pulau Rimau. Macam-macam orang bilang tentang keberadaan dia,"ucap Suhartini saat dihubungi Tribunsumsel.com melalui sambungan telepon, Jumat (17/5/2019).
Kata Suhartini, pihak keluarganya menduga Prada DP masih berada disekitar wilayah Sumsel.
"Saya sendiri yakin kalau dia pasti tidak jauh dari sini. Untuk siapapun, tolong cepat tangkap dia. Orang itu sudah bunuh anak saya,"ucapannya dengan suara sedih.