Berita Pagaralam

Tidak Standar dan Berbahaya, PLN Ganti Semua KWH Meter Listrik Prabayar di Pagaralam

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-PT PLN Kota Pagaralam mengganti ratusan KWH meter listrik di wilayah Kota Pagaralam

Tidak Standar dan Berbahaya, PLN Ganti Semua KWH Meter Listrik Prabayar di Pagaralam
Sripo/ Wawan Septiawan
Tampak petugas dari PT PLN Kota Pagaralam yang sedang melepas KWH meter listrik warga untuk diganti meteran baru, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-PT PLN Kota Pagaralam mengganti ratusan KWH meter listrik di wilayah Kota Pagaralam.

Penggantian meteran listrik tersebut dilakukan karena KWH meter listrik prabayar yang ada dinilai tidak standar.

Bahkan pihak PLN menduga meteran tetsebut sering menjadi penyebab kerusakan dan korseleting listrik.

Hal inilah yang membuat pihaknya melakukan pencabutan dan pergantian meteran listrik lama dengan yang baru.

Pantauan Senin (27/5/2019), ada ratusan meteran listrik pelanggan di Pagaralam yang diganti.

BERITA MUDIK 2019 : Dishub OKU Selatan Pasang Rambu di 25 Titik Rawan Kecelakaan dan Longsor

Sebelum melakukan penggantian PLN tetap memberitahukan terlebih dahulu kepada pelanggan.

Manajer PLN Rayon Pagaralam Achmad Meilady melalui petugas penggantian meteran mengatakan, hal ini merupakan program PLN.

Semua meteran listrik prabayar yang lama diganti dengan yang baru.

"Meteran lama kita ganti dengan yang baru disebabkan meteran lama ini dianggap meteran gagal produk. Jadi daripada membayakan pelanggan lebih baik diganti," ujarnya.

Pergantian meteran dilakukan tanpa dipungut biaya atau gratis.

Jadi pelanggan tidak perlu takut akan menambah biaya untuk pergantian tersebut.

Jadwal Lengkap Pertandingan Sriwijaya FC di Liga 2 Wilayah Barat, Perserang Serang Lawan Pertama

"Meskipun meterannya kita ganti baru namun kita tidak memungut biaya apapun. Kita ganti secara gratis bahkan pulsa yang ada kita ganti langsung," katanya.

PLN mengimbau kepada masyarakat untuk bisa melaporkan jika rumahnya masih terpasang matetan prabayar lama. Hal ini agar bisa diganti.

"Ini baru gelombang pertama, nanti akan ada gelombang kedua. Jadi kami harap warga bisa melapor jika masih menggunakan meteran lama."

"Kami juga memberitahukan bahwa pergantian meteran ini gratis, jadi jika ada oknum yang meminta bayaran harap segera laporkan ke PLN," imbaunya. (SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved