Berita PALI

Sumber Air 2 Desa di PALI Tercemar Tumpahan Minyak dari Kebocoran Pipa

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Air telaga yang biasa dijadikan sumber air bagi warga 2 desa di Kabupaten PALI bercampur dengan minyak

Sumber Air 2 Desa di PALI Tercemar Tumpahan Minyak dari Kebocoran Pipa
Reigan
Air telaga di Desa Sukamaju dan Desa Sukadamai Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI tercemar akibat pipa minyak bocor, Selasa (21/5/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI-Air telaga yang biasa dijadikan sumber air bagi warga dua desa di Kabupaten PALI bercampur dengan minyak.

Kondisi ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir dan belum diketahui siapa pemilik pipa itu.

Telaga itu selama ini dimanfaatkan oleh warga Desa Sukamaju dan Desa Sukadamai Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Jalur pipa minyak mentah itu berada di dalam telaga di perbatasan dua desa tersebut bocor diduga akibat kropos.

Akibatnya, minyak mentah tersebut berceceran dan mencemari keseluruhan air telaga.

Jadwal Kick Off Piala Gubernur Sumsel di Prabumulih 17 Juni 2019

"Jalur tersebut terdapat 2 pipa dari dua perusahaan berbeda, yakni milik PT Pertamina Asset 2 Pendopo Field serta punya PT Medco Energi," ungkap Johan (28 tahun), warga setempat, Selasa (21/5/2019).

Menurut dia, kondisi ini lah yang diributkan sejumlah warga lantaran tidak bisa mandi dan cuci di telaga tersebut.

Karena sudah hampir sepekan warga harus menambah pengeluaran untuk membeli air demi keperluan cuci dan minum.

Meski limbah minyak tersebut sempat dibersihkan, namun warga setempat menghentikan pembersihannya yang dilakukan pihak Pertamina dan Medco, karena kedua perusahaan itu dinilainya tidak ada yang mau bertanggung jawab.

"Sempat dibersihkan, tetapi warga menghentikannya karena ketidak ada kejelasan status kepemilikan pipa yang bocor. Pipa tersebut kami nilai murni korosi, karena posisinya berada di dalam air," ungkap Johan.

Diakui Johan, bahwa kejadian itu bukan kali pertama, tetapi sudah berulang, dan selama ini, hanya tali asih yang diberikan pihak Pertamina maupun Medco.

Takut Peristiwa Kelam Terulang, KPU Belum Mau Bocorkan Nama Caleg Terpilih DPRD Lubuklinggau

"Kali ini kami meminta pertanggungjawaban dari perusahaan pemilik pipa yang bocor. Sebab, disamping warga tidak bisa lagi menggunakan lebung itu (telaga), juga banyak ikan mati dan membusuk akibat danau tercemar," terangnya.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved