Berita Lubuklinggau

THR Honorer di Lubuklinggau Sesuai Kebijakan Setiap SKPD, THR PNS Sebulan Gaji

Idul Fitri tahun 2019 ini, pegawai honorer atau tenaga kontrak yang bekerja di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau terpaksa gigit jari

THR Honorer di Lubuklinggau Sesuai Kebijakan Setiap SKPD, THR PNS Sebulan Gaji
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMSEL.COM
Sekda Lubuklinggau, H Rahman Sani. 

TRIBUNSUMSEL.COM,LUBUKLINGGAU-Idul Fitri tahun 2019 ini, pegawai honorer atau tenaga kontrak yang bekerja di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau terpaksa gigit jari.

Pasalnya Pemkot Lubuklinggau tidak akan memberikan tunjangan hari raya (THR).

Berbeda dengan ASN yang akan segera menerima pencairan THR dijadwalkan 10 hari sebelum hari raya.

Sekretaris Daerah Kota Lubuklinggau, Rahman Sani mengatakan, masalah honorer dikembalikan kepada kebijakan dari masing-masing atasan atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Kalau THR untuk ASN dianggarkan sebulan gaji, kita menggangarkan Rp 9 miliar," ungkapnya saat dibincangi Tribunsumsel.com, Jumat (17/5/2019).

Gaji Rp 1,38 Juta Tagihan PBB Rp 3,2 Juta, Sukian : Ajarkan Saya Bagaimana Cara Membayarnya

Saat ini Pemkot Lubuklinggau masih menunggu revisi aturan yang mengatur soal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN.

Adapun peraturan yang akan direvisi, yakni Peraturan (PP) Nomor 35 Tahun 2019 tentang Gaji ke-13, dan PP Nomor 36 Tahun 2019 mengenai THR.

Dalam pasal 10 ayat 2 di kedua PP tersebut memerintahkan teknis pemberian gaji, pensiun, tunjangan ke-13 dan THR yang bersumber dari APBD diatur dengan Peraturan Daerah.

"Untuk ketelatan kemungkinan tahun ini tidak ada, karena untuk pencairan cukup Peraturan Wali Kota (Perwali) saja dalam waktu dekat akan segera diajukan. Sedangkan gaji 13 akan di cairkan sesudah lebaran Idul Fitri mendatang," terangnya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved