Mengenal Sejarah Masjid Sultan Agung Palembang, Berusia 70 Tahun, Jadi Tempat Wisata Religi

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG–Menyebut nama Masjid Sultan Agung Palembang, mungkin tidak banyak masyarakat yang tahu

Mengenal Sejarah Masjid Sultan Agung Palembang, Berusia 70 Tahun, Jadi Tempat Wisata Religi
Tribun Sumsel/ Agung Dwipayana
Masjid Sultan Agung Palembang di Jalan Sultan Agung, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) 2 Palembang 

Selain sebagai sarana menuntut ilmu di sini, majelis tersebut juga menjadi tempat musyawarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan umat ketika itu.

“Dulu ada musala sebagai tempat musyawarah. Setelah Masjid Sultan Agung berdiri, maka kegiatan majelis “Ilmi Walmuzakarah dipindah ke sini,” kata Ustaz Fauzie.

Kini, setelah hamper 70 tahun berdiri, masjid Sultan AGung tetap berdiri kokoh dengan perawatan teratur dari pihak pengurus masjid.

Ada beberapa makam di area Masjid Sultan Agung.

Makam-makam tersebut di antaranya makam KH Abdullah Zawawi Izhom berserta makam istrinya Hj Nyuimas Bunaya binti Kemas Nakman dan putra beliau, Muhammad Silahuddin Buya Fathoni.

Menyandang Nama Muslim Muhammad Hermanto Wijaya, Saya Masuk Islam Dari Hati Saya

Di sebelah makam keluarga KH Abdullah Zawawi Izhom, ada makam Kesultanan Palembang, yakni Sultan Agung Komaruddin Sri Truno.

Sedangkan makam Kiai Abu Nawar yang merupakan paman KH. Abdullah Zawawi Izhom, jaraknya sekitar 1 kilometer dari Masjid Sultan Agung.

Masjid Sultan Agung juga kini menjadi salah satu tjuuan wisata religi di Palembang.
Banyak wisatawan datang dari luar kota, bahkan ada dari luar negeri, seperti dari Malaysia, Brunei Darussalam dan Arab Saudi.

“Karena di sini memiliki nilai sejarah tinggi. Selain berziarah, para ulama juga melihat area keraton Kuto Gawang."

"Dan juga kita memiliki agenda tahunan yakni haul pendiri Masjid Sultan Agung, yakni KH. Abdullah Zawawi Izhom. Ini merupakan agenda wisata religi di kota Palembang. Jadi hadir puluhan ribu jamaah di sini setiap tahunnya,” ungkap Ustaz Fuzie.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved