Berita Selebriti

Berani Kritik Pemerintah, 5 Musisi Ini Pernah Dicekal dan Dibatasi Saat Manggung

Para musisi seperti tak pantang menyerah mendapat perlakuan seperti dicekal saat manggung atau bahkan dilarang manggung di beberapa lokasi

Penulis: Euis Ratna Sari |
Superman Is Dead/Istimewa
Superman is Dead (SID) merupakan band bergenre punk rock asa pulau Dewata, Bali. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Berprofesi sebagai musisi bukan hanya sekedar menghibur para penikmat musik.

Tak jarang para musisi, khususnya di Indonesia yang mengungkapkan keresahannya terhadap kebijakan pemerintah melalui lirik-lirik lagu.

Para musisi tentu saja menjadi bagian dari orang-orang bernalar tinggi dan kreatif.

Seolah tak pandang resiko, para musisi terkadang berani melawan kebijakan pemerintah melalui lirik lagu.

Pada masanya para musisi yang berani mengungkap keresahannya terhadap kebijakan pemerintah

tentu mendapat perlakuan kurang menyenangkan.

Para musisi seperti tak pantang menyerah mendapat perlakuan seperti dicekal saat manggung atau bahkan dilarang manggung di beberapa lokasi.

Tapi nampaknya para musisi pemberani ini tetap berkarya dan kerap menuai pujian dari sebagian penggemarnya loh.

Berikut ini 5 musisi pernah dicekal saat manggung karena berani melawan pemerintah.

1. Superman is Dead

Superman Is Dead
Superman Is Dead (Superman Is Dead)

Superman is Dead (SID) merupakan band bergenre punk rock asa pulau Dewata, Bali.

SID sempat mengaku semakin ditekan oleh berbagai pihak termasuk para pengusaha kaya dan oknum pemerintah.

Hal itu disebabkan lantaran grup musik ini secara blak-blakan mendukung Bali Tolak Reklamasi (BTR).

Oleh sebab itu, Trio punk rocker itu pun pernah mengalami tindakan yang kurang menyenangkan.

Pada konsernya di salah satu Pentas Seni (Pensi) SMA, 20 Agustus 2016 silam,

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved