Ramadan 2019

Permintaan Tepung Terigu Kemasan Melonjak 40 Persen di Bulan Ramadhan

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemintaan bahan pembuat kue meningkat selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1440 H/2019.

Permintaan Tepung Terigu Kemasan Melonjak 40 Persen di Bulan Ramadhan
Tribun Sumsel/ Hartati
Pelatihan membuat kue dan olahan makanan dari tepung terigu di Bogasari Baking Center PS Mal. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Pemintaan bahan pembuat kue meningkat selama Ramadhan dan jelang Idul Fitri 1440 H/2019.

Bogasari mencatat ada kenaikan 30-40 persen permintaan tepung terigu khususnya kemasan siap pakai ukuran setengah dan satu kilogram.

Tingginya permintaan dikarenakan keperluan rumah tangga untuk membuat kudapan berbuka.

Permintaan akan semakin meningkat menjelang lebaran karena terigu banyak digunakan untuk membuat kue juga dijadikan sebagai parcel.

Kisah Ramadan : Wanita Non Muslim ini Sengaja Pesan Pizza untuk Driver Ojol Buka Puasa

"Terigu kemasan karung untuk retail permintaanya stabil tapi kemasan siap pakai naik drastis permintaanya," kata Panji Puspita Area Manager Bogasari Sumsel, Lampung dan Bengkulu, Kamis (9/5/2019).

Tingginya permintaan terigu ini juga menyebabkan harga jualnya hingga pengecer juga naik karena "keterbatasan" produksi dibanding tingginya permintaan.

Dikatakan Panji, harga jual dari pabrik sama tidak ada kenaikan.

Tapi bisa saja hingga konsumen naik karena tingginya permintaan dan produsen menaikkan harga jual.

"Terigu yang paling banyak dicari itu segitiga biru dibanding produk terigu protein rendah kunci biru dan protein tinggi cakra kembar karena segitiga biru bisa digunakan hampir untuk semua jenis masakan," tambahnya.

Tingginya permintaan terigu di pasaran juga membuat Bogasari ikut operasi pasar murah yang digawangi pemerintah dengan menjual harga terigu sesuai harga pabrik.

Bulog Sumsel Babel Siapkan 215 Ton Daging Kerbau Beku Selama Ramadan, Harganya Rp 80 Ribu/Kg

Tapi jika disubsidi pemerintah harganya bisa saja turun hingga Rp dua ribu.

Dikatakannya permintaan pemerintah Bogasari bisa ikut pasar murah setiap hari dan setiap jadwal yang dibuat.

Hanya saja mengingat stok maka tidak semua pasar murah bisa diikuti.

Hanya pasar murah yang berada di wilayah padat penduduk saja yang bisa diikuti.

Itupun pembeli dibatasi dengan syarat memiliki kupon pembelian agar tepat sasaran ke masyarakat langsung bukan ke pedagang yang membeli murah untuk dijual kembali.

Penulis: Hartati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved