Pemilu 2019
Oknum Caleg DPRD Palembang Protes, Pengamanan PPK Bukit Kecil Diperketat
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tahap rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di Kecamatan Bukit Kecil Palembang terus berlangsung
Penulis: Shinta Dwi Anggraini |
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tahap rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di tingkat Kecamatan Bukit Kecil Palembang terus berlangsung.
Pelaksanaannya sempat terhambat lantaran terjadi selisih paham antara seorang calon legisatif (caleg) dengan petugas panitia pemilihan kecamatan (PPK) Bukit Kecil, Rabu (1/5/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat dikonfirmasi, Ketua PPK Bukit Kecil Heru Suyatno mengungkapkan, selisih paham terjadi karena ada seorang caleg yang merasa keberatan dengan dilakukannya penghitungan ulang suara.
Sang caleg menuding PPK Bukit Kecil, melaksanakan tugasnya tidak sesuai prosedur.
• DPRD Lubuklinggau Dipastikan Akan Diwarnai 16 Caleg Pendatang Baru, Golkar Terbanyak Raih Suara
"Untuk nama, tidak bisa saya sebutkan karena nanti takutnya akan timbul permasalahan lain. Hanya saja caleg tersebut mendaftar di DPRD kota,"ujarnya saat ditemui Tribunsumsel.com di kantor PPK Bukit Kecil, Kamis (2/4/2019).
Permasalahan tersebut bermula saat pihak PPK Bukit Kecil menyadari adanya plano dan C1 yang jumlahnya melebihi dari daftar pemilih tetap.
Tepatnya di TPS 25 dan TPS 28 di kelurahan 24 Ilir.
Bahkan lebihnya cukup banyak, sekitar 100 hingga 150 suara di masing-masing TPS.
Setelah pihak PPK Bukit kecil melakukan pengecekan dan memanggil petugas KPPS di dua TPS tersebut untuk dicari titik permasalahan, barulah diketahui ternyata terjadi kesalahan metode penghitungan.
"Seharusnya pada saat perolehan caleg, partai jangan diconteng lagi."
"Jadi begini, kalau perolehan caleg jangan dimasukkan perolehan partai. Begitu juga sebaliknya, perolehan partai jangan dimasukkan ke caleg,"ungkapnya.
"Nah mereka yang melaksanakan di dua TPS itu salah, caleg dapat partai juga dapat. Akhirnya suaranya membludak,"sambungnya.
• BREAKING NEWS: Bambang Wasista Bin Bambang Utoyo Meninggal Dunia, Anggota DPR Anak Pejuang Perang
Untuk itu, Heru mengaku pihaknya terpaksa melakukan penghitungan suara ulang.
Dengan disaksikan para saksi dan Bawaslu di PPK, akhirnya mereka melakukan penghitungan suara ulang.
"Karena itu jalan satu-satunya, nggak ada jalan lain lagi. Plano pun sudah salah, sehingga terpaksa harus dilakukan penghitungan ulang."