Ramadan 2019

Kapolda Sumsel : Mercon Itu Bahan Peledak Dilarang Undang Undang, Polisi Akan Tindak Penjualnya

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengingatkan warga jangan sampai bulan Ramadhan dijadikan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat

Kapolda Sumsel : Mercon Itu Bahan Peledak Dilarang Undang Undang, Polisi Akan Tindak Penjualnya
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengingatkan warga jangan sampai bulan Ramadhan dijadikan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat.

Menurut jenderal bintang dua ini, bulan Ramadhan seharusnya dijadikan untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya.

"Tidak dipungkiri, kadang-kadang di bulan Ramadan itu identik dengan remajanya menggunakan kembang dan mercon."

"Ini merupakan jenis bahan peledak yang sebenarnya dilarang berdasarkan undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 yang termasuk bahan peledak yang bisa membahayakan,"

"Artinya, bagi siapa yang melakukan kegiatan tersebut tertangkap, bisa ditegakkan hukum. Jadi saya menghimbau dan mengajak seluruh remaja dan masyarakat, jangan menggunakan mercon atau bahan peledak yang membahayakan," ujar Kapolda, Kamis (2/5/2019).

Parit Tanpa Penutup di Tengah Kota Palembang, Pejalan Kaki Sering Celaka Ada Sampai Kaki Terkilir

Mercon kata Kapolda Sumsel, bisa membuat orang emosi.

Itu bisa memicu cekcok dan kemudian perkelahian.

Dari itulah, Putra Sumsel ini telah memerintahkan jajarannya untuk operasi di pasar-pasar atau di tempat-tempat tertentu yang di monitor ada jualan mercon atau bahan peledak.

Ia telah memerintahkan untuk langsung menyita mercon atau kembang api yang berdiameter besar.

Bila memungkinkan, penjualan atau distributor dilakukan penindakan hukum sebagai efek jera.

Harga Bawang Putih di Palembang Makin Mahal, Kini Tembus Rp 80 Ribu Per Kilogram

Halaman
12
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved