Berita Sriwijaya FC

Dilaporkan Oleh 25 Mantan Pemainnya, Ini 5 Poin Jawaban Manajemen Sriwijaya FC

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC meminta maaf kepada para pemain yang mengalami tunggakan gaji selama memperkuat SFC di Liga 1 musim lalu

Dilaporkan Oleh 25 Mantan Pemainnya, Ini 5 Poin Jawaban Manajemen Sriwijaya FC
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Pemain SFC didampingi Assosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) resmi melayangkan gugatan untuk klubnya ke pengadilan negeri kelas 1 A Palembang, Kamis (25/4/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC meminta maaf kepada para pemain yang mengalami tunggakan gaji selama memperkuat SFC di Liga 1 musim lalu.

Beberapa pemain yang mewakili 28 mantan pemain SFC musim lalu melaporkan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) ke Pengadilan Negeri IA Palembang, Kamis (25/4/2019).

Manajemen SFC melalui Sekretaris PT SOM, Faisal Mursyid menyampaikan beberapa poin.

Dilaporkan 28 Pemain ke Pengadilan, Presiden Sriwijaya FC: Mereka Tidak Sabar

Pernyataan PT Sriwijaya Optimis Mandiri terkait pemberitaan yang menyebutkan sejumlah mantan pemain Sriwijaya FC melapor ke PN Palembang terkait tunggakan Klub:

1. Kami memohon maaf kepada para pemain tersebut atas belum terselesaikannya sejumlah kewajiban Klub kepada mereka.

Namun perlu untuk diketahui, klub sudah melakukan segala upaya untuk menyelesaikannya dengan mendatangi PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI).

Salah satunya, klub telah meminta pencairan dana Sriwijaya FC yang masih belum diselesaikan oleh PT LIB. Kemudian klub juga meminta PT LIB untuk mentransfer langsung sisa tunggakan ke rekening masing-masing pemain.

2. Kami memaklumi apa yang dilakukan oleh para pemain tersebut, dan merupakan hak mereka untuk melakukan gugatan melalui pengadilan.

3. Angka yang tertunggak dibawah Rp 2,9 M dan telah diketahui PSSI dan PT LIB.

4. Terkhusus kepada Rangga dan Berry, yang merupakan putra daerah Sumatera Selatan, klub tentu sangat mencintai mereka. Sriwijaya FC yang mengasuh dan membesarkan mereka sejak usia belasan tahun, hingga akhirnya dipromosikan ke tim senior.

Situasi saat ini, seluruh elemen yang mencintai Sriwijaya FC, tentu ada rasa moril atas terdegradasinya klub ke liga 2 dan kini kembali menata tim untuk bangkit.

5. Klub tentu akan selalu membuka pintu komunikasi dengan para pemain dan mengedepankan proses musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved