Video

Video : 4300 Wanita Sumsel Akan Pecahkan Rekor MURI Pada Apel Kartini Milenial

pertama kalinya bagi Line Dance dengan lagu Sebiduk Sungai Musi digerakkan oleh 4.300 wanita di Sumatera Selatan pada Apel Kartini Milenial

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Untuk pertama kalinya bagi Line Dance dengan lagu Sebiduk Sungai Musi digerakkan oleh 4.300 wanita di Sumatera Selatan pada Apel Kartini Milenial Mengenakan Kebaya dan Kain Jumputan Perempuan Terbanyak dalam rangka memeringati hari Kartini 2019 di Griya Agung Palembang, Rabu (10/4) pagi.

Instruktur The Universal Line Dance Sumatera Selatan Eka Agustiawan mengakui bahwa ini pertama kalinya dengan peserta terbanyak karena sebelumnya hanya dalam hitungan ratusan dalam sebuah kegiatan yang ikut line dance.

“Kalau sekarang ini memang pertama kali sampai 4.000 orang lebih karena selama ini hanya 100 sampai 200. Tapi kalau sampai 4.000 ini luar biasa,” kata Eka usai gladi kotor apel di Griya Agung Palembang, Sabtu (6/4/2019).

Eka menambahkan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa. Apalagi lagu Sebiduk di Sungai Musi ini sudah lama dan dirinya berpikir untuk mencari lagu yang baru lagi agar bisa update.

“Tapi ternyata respon dari ibu Febi (istri Gubernur Sumsel, ibu Sekda Sumsel mereka antusias luar biasa. Alhamdulillah lagu ini bisa menjadi ikon Sumsel,” ucapnya.

Eka melanjutkan bergabung dengan line dance sejak 2010 dan lagu Sebiduk di Sungai Musi tercipta di tahun 2013. Saat itulah dirinya diminta untuk membuat koreografi dengan lagunya Sebiduk Sungai Musi.

“Akhirnya saya buat alhamdulilah sampai sekarang tetap masih bisa dipakai sama pencinta line dance,” ujarnya.

Awalnya menciptakan koreografer line dance ini, sambung Eka karena Indonesia setiap wilayah harus punya ciri khas lagu masing-masing. Oleh sebab itulah ia merasa termotivasi menciptakan koreografer dengan lagu Sebiduk di Sungai Musi.

“Untuk gerakan line dance nya lebih ke caca,” terangnya.

Untuk durasi line dance sendiri, sambung Eka bisa mencapai 3-4 menit tergantung jenis genre lagu.

“Paling lama itu tipikal lagu dangdut,” bebernya.

Line dance, lanjut Eka tak hanya digelar di Indonesia, tapi juga di beberapa negara, salah satunya di Australia.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Abriansyah Liberto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved