Pemilik Toko Emas di Palembang Dirampok

Kondisi Terakhir Pasutri Pemilik Toko Emas di Palembang yang Dirampok, Ramai Keluarga Membesuk

Kedua korban mengalami luka bcok di tangan saat mempertahankan barang berharga beru[a tas berisi perhioasan logam mulai senilai Rp 1,6 miliar.

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Prawira Maulana
ISTIMEWA
Katim Opsnal Unit I Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Aiptu Herry Kusuma Jaya (tengah) dan Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur (IT) 1, Ipda Jhony Palapa saat membesuk Djulijono di RS Charitas. 

Hal ini, dibenarkan Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Edi Rahmat, Kamis (4/4/2019).

 Buronan Pencuri Brangkas Kosong di Kantor FIF Palembang Ditembak Polisi

 Polsek Kemuning Palembang Cari Pelaku Pembuang Bayi di Tempat Sampah, Mulai Periksa Saksi-saksi

Pengambil alihan kasus ini, dilakukan Satreskrim Polresta Palembang sesuai dengan prosedur tetap.

Beberapa jam setelah peristiwa tersebut, Satreskrim Polresta Palembang memutuskan untuk mengambil alih kasus ini.

"Iya benar, kasus yang terjadi di Jalan Dempo Luar diambil alih Satreskrim Polresta Palembang," ujar Edi.

Meski diambil alih, Polsek IT 1 Palembang juga tetap ikut melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

"Kami tetap ikut membantu. Meski diambil alih Polresta, tetapi kami juga punya tanggung jawab untuk mengungkap kasus ini," pungkasnya.

Akhir Tragis Simpanan Mantan PM Malaysia, Dibunuh Lalu Jasadnya Diledakkan dengan Bom

5 Artis Indonesia yang Menikah Kembali di Usia Kakek-Nenek, Ada yang Sukses Nikahi Seorang Gadis

3 Penyanyi Berstatus Duda, Sama-sama Digilai Wanita Miliki Putri Cantik, Diantaranya Babang Tamvan

Nikita Mirzani Diultimatum Tessa Mariska Gue Pribadi, Lu Pribadi, Mari Kita Perang

Djulijono alias Akiong (71) dan Kevy (65) pasangan suami istri yang menjadi korban perampokan persis di simpang tiga Jalan Semeru Kelurahan 17 Ilir lapangan Hatta Palembang, Rabu (3/4/2019).

Udin (52) pegawai toko sepeda persis di depan simpang tiga lokasi kejadian mengatakan kedua suami istri itu mengalami luka bacok di lengannya.

"Kalau suaminya, saya kurang tahu luka di bagian yang mana. Tapi yang jelas badannya berdarah. Nah, yang paling parah itu istrinya. Saya lihat ada 3 luka bacokan di lengan kirinya," ujar Udin.

Usai menjadi korban perampokan, kedua suami istri nahas tersebut langsung lari ke toko sepeda tempat Udin bekerja.

"Karena kan sehadapan lokasinya. Jadi dia langsung lari kesini," ucapnya.

Suasana langsung panik seketika. Darah kental terus saja mengalir dari tubuh kedua korban tersebut. Bahkan untuk menghentikan darahnya, suami istri tersebut sempat mengikat tubuh mereka yang terluka dengan kantong plastik.

"Saya lihat mereka ikat lukanya pakai plastik. Itu masih ada plastiknya disana," kata Udin yang langsung menunjuk sebuah kantong plastik putih berlumuran darah yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Secara reflek Udin langsung membuka baju kaos yang digunakannya. Untuk kemudian digunakannya guna sebagai pengikut luka yang dialami oleh korban perempuan.

"Saya buka plastiknya, terus langsung saya ikat dengan baju kaos. Karena kan nggak mungkin ikat luka pakai kantong plastik,"ujarnya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved