Berita Palembang

Pengendara Keluhkan Jalan Tol Palindra Berlubang dan Bergelombang, Ini Penjelasan Pengelola

Jalan tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 Kilometer yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo kini kondisinya berlubang dan bergelumbang

Pengendara Keluhkan Jalan Tol Palindra Berlubang dan Bergelombang, Ini Penjelasan Pengelola
TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG DWIPAYANA
Tol Palindra 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra) sepanjang 22 Kilometer yang beberapa waktu lalu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo kini kondisinya berlubang dan bergelombang.

Pantauan, Minggu (24/3) kondisi jalan bergelombang terdapat dititik jalur Pemulutan.

Tentu saja kondisi tersebut, sewaktu-waktu dapat membahayakan pengguna jalan tol Palindra.

Apalagi bagi pengendara yang kurang disiplin memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Sejumlah lubang menganga beraneka ukuran yang berada di beberapa titik di kedua arah ruas tol, baik dari Palembang menuju Indralaya, ataupun sebaliknya.

Warga Keluhkan Bau Tidak Sedap dari Proyek Kolam Rentensi Belakang RSMH Palembang

Akses KTM Rambutan Tol Palindra Siap Dilalui Saat Arus Mudik Idul Fitri 2019 

Adanya lubang-lubang di jalan tol membuat pengendara mobil atau truk harus ekstra hati-hati saat memacu kendaraannya.

Kebanyakan lubang-lubang tersebut berada di lajur kiri.

Ada juga beberapa lubang di lajur kanan.

Hal ini pula yang sempat membuat beberapa pengendara mobil nyaris terjungkal apabila tak berhati-hati.

"Awalnya kondisi jalan mulus. Jadi saya naikkan gas full kecepatan lebih kurang 80 - 100 kilometer. Barulah beberapa saat terlihat kondisi ruas jalan yang bergelombang."

"Jadi tiba-tiba saya terkejut dan seketika menurunkan kecepatan laku kendaraan," ujar Yadi, seorang pengguna Tol Palindra.

Eks Manajemen Akui Alasan Meldi Bongkar Aib Dewi Perssik ke Publik, Begini Reaksi sang Biduan

PT Pegadaian Prabumulih Lelang Puluhan Emas Nasabah, Harga Lebih Murah Bisa Hemat Ratusan Ribu

Kondisi jalan tol Palindra yang banyak terdapat lubang dan bergelombang diakui oleh Kepala Operasional Tol Palindra Darwan Edison.

Menurut Darwan, jalan yang berlubang dan bergelombang disebabkan karena pengerjaan perbaikan yang kurang bagus dilakukan oleh pekerja.

Ditambah lagi saat ini musim penghujan sehingga kerusakan jalan pun kian parah.

"Pengerjaan penambalannya yang kurang bagus. Sudah ditambal eh rusak lagi. Apalagi saat ini musim hujan terus," kata Darwan Edison. (SP/ Beri Supriyadi)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved