Pemilu 2019

Berita Pemilu 2019 : KPU Coret 4 Parpol di 6 Kabupaten/Kota di Sumsel

Pencoretan itu berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 744/PL.01.6-Kpt/03/KPU/III/2019 yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman

Berita Pemilu 2019 : KPU Coret 4 Parpol di 6 Kabupaten/Kota di Sumsel
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Ketua KPU Sumatera Selatan Kelly Mariana 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencoret 11 partai politik (parpol) peserta pemilu 2019 di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Di Sumsel terdapat 4 parpol di tingkat Kabupaten yang ikut dicoret KPU. Yaitu partai Garuda, PSI, PKPI dan PBB.

Pencoretan itu berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 744/PL.01.6-Kpt/03/KPU/III/2019 yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman, dikarenakan tidak mengusulkan calon legislatif dan tidak melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

Di Sumsel ada 4 parpol yang berada di 6 Kabupaten/ kota, kalau tingkat provinsi sendiri tidak ada.

Parpol itu dicoret karena tidak menyerahkan LADK sesuai Undang-undang Nomor 7 tahun 2017, yaitu 14 hari sebelum kampanye rapat umum yaitu 10 Maret 2017.

Money Politic Racun Demokrasi Pemilu 2019, Ancaman Hukuman Pidana 4 Tahun Penjara

Kampanye Rapat Umum Pemilu 2019 Dimulai Hari Ini, Perhatikan Aturan dan Larangannya

"Parpol itu juga tidak diikutsertakan sebagai peserta Pemilu di daerah tersebut," kata ketua KPU Sumsel Kelly Mariana, didampingi komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum Hepriyadi, Minggu (24/3/2019).

Menurutnya, keempat parpol yang dicoret dari kontestan pemilu adalah partai di tingkat kabupaten/kota yakni Partai Gerakan Perubahan Indonesia
(Garuda) di Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Muba, Banyuasin, kota Lubuklinggau, dan Pagaralam.

Kemudian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan OKU Selatan.

Lalu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) di OKU Timur dan Ogan Ilir. Sedangkan Partai Bulan Bintang (PBB) ada di Kabupaten OKU Timur.

"Mayoritas alasannya, karena tidak ada caleg yang didaftar oleh parpol tersebut di daerah itu, sehingga mereka tidak melaporkan LADK," tandasnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru: Jelang, Saat dan Pasca Pemilu Sumsel Harus Tetap Zero Konflik

Ketentuan Mendirikan TPS Pemilu 2019, KPU Larang TPS di Bawah Rumah Warga

Diungkapkannya, dengan begitu parpol yang dicoret di tingkat Kabupaten/ kota, tetap mengikuti pemilu 2019.

"Jadi, mereka di diskualifikasi di kabupaten/kota yang mereka tidak menyerahkan LADK saja," tandasnya.

Sekretaris DPD Partai Garuda Sumsel Eri Effendi membenarkan jika ada tingkatan Kabupaten/kota di Sumsel yang dicoret KPU, dan hal itu karena memang partainya tidak mendaftarkan calegnya di DPRD tingkat Kabupaten/ kota.

"Untuk partai Garuda di Sumsel ada 6 kabupate/kota yang di coret. Seperti di Muba, karena memang di kabupaten ini Garuda tidak lolos verifikasi."

"Sedangkan yang lainnya, memang Garuda tidak mempunyai caleg di kabupaten/kota tersebut," pungkas Eri yang merupakan caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumsel I ini.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved