Kumpulan Lagu

11 Lagu Rhoma Irama Tentang Agama Islam Terpopuler Sepanjang Masa, Download di Sini

Rhoma pernah mengutarakan keinginannya untuk bisa menciptakan 1.000 lagu sebelum ajal menjemput.

Tayang:
Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com/ Download lagu-lagi Rhoma Irama
Download lagu-lagi Rhoma Irama 

Bismillaahir rahmanir rahim
Qul huwallahu ahad, allahush shamad
Lam yalid walam yulad
Walam yakun lahu kufuwan ahad
Katakan, Tuhan itu satu
Tuhan tempat menyembah
Dan tempat meminta
Katakan, Tuhan itu satu
Tuhan tidak beranak
Dan tak diperanakkan
Laa ilaaha illallah
(Tiada Tuhan selain Allah)
Laa ilaaha illallah
(Tiada Tuhan selain Allah)
Mengapa kau tuhankan manusia?
Mengapa kau menuhankan benda?
Janganlah kau menduakan Dia
Janganlah kau menyekutukan-Nya
Alam dan isinya semua ciptaan-Nya
Tiada satu pun yang menyerupai-Nya
Katakan, Tuhan itu satu
Tuhan tempat menyembah
Dan tempat…

2. Sebujur Bangkai

Badan pun tak berharga
Sesaat ditinggal nyawa
Anak istri tercinta
Tak sudi lagi bersama
Secepatnya jasad dipendam
Secepatnya jasad dipendam
Karena tak lagi dibutuhkan
Diri yang semula dipuja
Kini bangkai tak berguna
Dari kamar yang indah
Kasur empuk tilam putih
Kini harus berpindah
Terkubur dalam perut bumi
Kalau selama ini
Diri berhiaskan
Emas intan permata
Bermandi cahaya
Tetapi kali ini
Di dalam kuburan
Gelap pekat mencekam
Tanpa seorang teman
Terputuslah
Pergaulan
Terbujurlah sendirian
Diri terbungkus kain kafan
Wajah dan tubuh indah
Yang dulu…

3. Mirasantika

Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka
(Ya-ya-ya)
Dulu aku gila padamu dulu aku memang gila
(Ya-ya-ya)
Sebelum aku tahu kau dapat merusakkan jiwaku (o-o-o, o-o-o)
Sebelum aku tahu kau dapat menghancurkan hidupku
Sekarang tak-tak-tak-tak
'Ku tak mau tak mau tak-tak-tak-tak-tak
'Ku tak mau tak mau tak ('ku tak mau tak)
Sekarang tak-tak-tak-tak
'Ku tak sudi tak sudi tak-tak-tak-tak-tak
'Ku tak sudi tak sudi tak ('ku tak sudi tak)
Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka
(Ya-ya-ya)
Dulu aku gila padamu dulu aku memang gila
Minuman keras (miras), apa pun namamu
Tak akan kureguk lagi
Dan tak akan kuminum lagi
Walau setetes (setetes)
Dan narkotika (tika), apa pun jenismu
Tak akan kukenal lagi
Dan tak akan kusentuh lagi
Walau secuil (secuil)
Gara-gara kamu…

4. Keramat

Hai manusia, hormati ibumu
Yang melahirkan dan membesarkanmu
Darah dagingmu dari air susunya
Jiwa ragamu dari kasih-sayangnya
Dialah manusia satu-satunya
Yang menyayangimu tanpa ada batasnya
Doa ibumu dikabulkan Tuhan
Dan kutukannya jadi kenyataan
Ridla Ilahi karena ridlanya
Murka Ilahi karena murkanya
Bila kau sayang pada kekasih
Lebih sayanglah pada ibumu
Bila kau patuh pada rajamu
Lebih patuhlah pada ibumu
Bukannya gunung tempat kau meminta
Bukan lautan tempat kau memuja
Bukan pula dukun tempat kau mengiba
Bukan kuburan tempat memohon doa
Tiada keramat yang ampuh di dunia
Selain dari doa ibumu jua

5. Setan Pasti Kalah

Kebaikan perlu selalu diserukan
Karena manusia perlu disadarkan
Kemungkaran harus selalu dihindarkan
Pengaruh syetan harus dihancurkan
Sepanjang sejarah manusia
Kemungkaran tak pernah sirna
Kerana syetan tak ‘kan binasa
Sebelum kiamat dunia
Namun jangan pernah kau menyerah
Pada pengaruh si durjana
Karena dia musuh yang nyata
Yang berbisik di dalam dada
Apabila kau mau memeranginya
Syetan pasti kalah
Kalau kemungkaran tetap dibiarkan
Tunggu saja saat tiba kehancuran
Bermacam bencana telah diturunkan
Hendaknya ini jadi peringatan

6. Adu Domba

Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertarungkan
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Demi keuntungan domba jadi korban
(Di-a-du dom-ba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Di-a-du dom-ba)
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertarungkan
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
Sayang-sayang seribu kali
Domba-domba tak menyadari
Kasihan, aduhai kasihan
Domba-domba pun bermusuhan
Hentikanlah hentikan itu kezaliman
Janganlah dan janganlah kau mengadu domba
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Sungguh suatu dosa
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Perbuatan tercela
Demi keuntungan domba jadi korban
(Di-a-du dom-ba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Di-a-du dom-ba)
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertarungkan
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
Jadilah seorang gembala
Di antara kawanan domba
Binalah dan peliharalah
Kerukunan antara domba
Bila ada orang suka memecah-belah
Maka dia dikatakan pengadu domba
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertarungkan
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Demi keuntungan domba jadi korban
(Di-a-du dom-ba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Di-a-du dom-ba)
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Sungguh suatu dosa
Adu domba, adu domba, mengadu domba
Perbuatan tercela
Adu domba.

7. Hari Berbangkit

Hari Berbangkit
Hari yang pasti 'kan datang, kawan
Di hari itu
Semua amal diperlihatkan
Hari Berbangkit
Hari yang teramat mendebarkan
Di hari itu
Pahala dan dosa diperhitungkan
Celaka!
Celaka!
Bagi siapa yang suka
Mengingkarinya
Celaka!
Celaka!
Bagi siapa yang suka
Berbuat dosa
Di hari itu
Hiruk-pikuk memecah telinga
Semua manusia
Gundah resah dengan urusannya
Di hari itu
Sang ibu lari dari anaknya
Tak seorang pun
Yang dapat menolong sesamanya
Celaka!
Celaka!
Bagi siapa yang suka
Mengingkarinya
Celaka!
Celaka!
Bagi siapa yang suka
Berbuat dosa
Cukup sudah Tuhan memperingatkan
Tentang Hari Peradilan
Takkan luput sedebu perbuatan
Semua diperhitungkan
Mengapakah tidak kau persiapkan
Bekal hari yang mencekam?
Tiap napas hanya kau pergunakan
Cuma untuk keduniaan
Selagi masih ada kesempatan
Taubatlah dan beriman
Bila nyawa sudah di kerongkongan
Tertolak penyesalan
Di hari itu
Tak berharga harta dan jabatan
Dan tak berlaku
Segala macam bentuk tebusan
Di hari itu
Banyak wajah yang tertunduk hina
Kecut dan getar
Karena diri berlumuran dosa
Celaka!
Celaka!
Bagi siapa yang suka
Mengingkarinya
Celaka!
Celaka!
Bagi siapa yang suka
Berbuat dosa

8. Perjuangan Dan Doa

Berakit-rakit ke hulu
Berenang ke tepian
Sakit-sakit dahulu
Susah-susah dahulu
Baru kemudian
Bersenang-senang
Pahit rasanya empedu
Manis rasanya gula
Sakit-sakit dahulu
Susah-susah dahulu
Baru kemudian
Berbahagia
Berjuang (berjuang)
Berjuang sekuat tenaga
Tetapi jangan lupa
Perjuangan harus pula disertai doa
Rintangan (rintangan)
Rintangan sudah pasti ada
Hadapilah semua dengan tabah
Juga dengan kebesaran jiwa
Berakit-rakit ke hulu
Berenang ke tepian
Sakit-sakit dahulu
Susah-susah dahulu
Baru kemudian
Bersenang-senang
Berjuang (berjuang)
Berjuang sekuat tenaga
Tetapi jangan lupa
Perjuangan harus pula disertai doa
Rintangan (rintangan)
Rintangan sudah pasti ada
Hadapilah semua dengan tabah
Juga dengan kebesaran jiwa
Pahit rasanya empedu
Manis rasanya gula
Sakit-sakit dahulu
Susah-susah dahulu
Baru kemudian
Berbahagia

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved