Berita Muara Enim

BNI Siapkan Dana KUR Rp 5 Miliar untuk 5.000 Petani di Prabumulih dan Muaraenim

BNI Cabang Prabumulih tahun ini siap kucurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp 5 Miliar kepada 5.000 petani

Penulis: Ika Anggraeni |
Tribun Sumsel/ Ika Anggraeni
Tampak suasana sosialisasi program KUR oleh PT BNI (persero) kepada Gapoktan dan PPL di kecamatan Tanjung Agung,Kamis, (21/2/2019) dibalai BP4K di desa Pandan Enim. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM-BNI Cabang Prabumulih tahun ini siap kucurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp 5 Miliar kepada 5.000 petani di Kota Prabumulih dan Kabupaten Muaraenim.

Hal ini terungkap dalam kegiatan sosialisasi program KUR oleh PT BNI (persero) kepada Gapoktan dan PPL di kecamatan Tanjung Agung, Kamis, (21/2/2019) dibalai BP4K di desa Pandan Enim Kecamatan Tanjung Agung.

Pemimpin Bidang Pemasaran BNI Cabang Prabumulih Aripudin menjelaskan, melalui program ini pihaknya akan memberikan fasilitas KUR kepada petani dengan beragam kemudahan.

"Untuk di Muaraenim dana KUR yang siap kita kucurkan tahun 2019 ini sebanyak Rp 75 Miliar, itu mencakup mikro dan retail," katanya.

Dikatakannya salah satu KUR dibidang mikro yang akan dikucurkan oleh pihaknya adalah program KUR untuk petani.

Pelatih Madura United Dejan Antonic Ikut Sedih Lihat Sriwijaya FC di Liga 2, Ayolah Cepat ke Liga 1

Syukuran Kemenangan, Gubernur Herman Deru Potong Kerbau di Desa Bandar Aji Kecamatan Jarai Lahat

"Khusus untuk petani ini kita bekerja sama dengan kelompok tani sehingga mudah mengkoordinirnya, dan untuk petani ini kita siapkan dana hingga lima miliar untuk 2.000 hingga 5.000 petani baik di Prabumulih dan Muaraenim," terangnya.

Ia juga mengatakan selain program KUR, untuk membantu petani dalam menggunakan Kartu Tani yang akan di bagikan oleh Pemerintah nantinya, pihaknya siap melayani petani melalui salah satu produk BNI berupa Agen BNI 46.

Agen BNI 46 ini akan disebar diberbagai desa, sehingga bisa dijangkau petani dengan mudah.

Untuk itu semua akan disiapkan dulu baik agen BNI 46 maupun mesin Elektronic Data Capture (EDC) untuk menggesek kartu tani saat petani melakukan pembayaran.

Ia berharap agar agen BNI 46 ini dapat bekerja sama dengan BUMdes dan nantinya disaat Kartu tani telah dikeluarkan oleh pemerintah.

Download Aplikasi Alquran di Andorid Terpopuler dan Terbaru 2019, Ada Terjemahan Bahasa Indonesia.

7 Aplikasi Download Film Indonesia dan Luar Negeri Terbaik 2019 di Android, Sediakan Banyak Film

Para petani dapat berbelanja beragam produk pertanian dan membayarnya dengan menggunakan kartu tani melalui agen BNI 46 kita, dengan menggunakan kartu tani para petani ini akan mendapatkan harga subsidi tergantung produk yang dibeli.

Sementara itu Kepala BP4K Tanjung Agung, Maman Suherman menyambut baik adanya program tersebut.

"Program KUR yang ditawarkan pihak BNI tentu akan sangat membantu para petani khususnya yang berada di kecamatan Tanjung Agung dalam mendapatkan tambahan modal usaha pertanian," katanya.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga berharap agar kartu Tani yang diprogramkan pemerintah dapat segera keluar untuk membantu para petani.

Kepala Desa Terpukul dan Malu Bidan Baru 1,5 Tahun Bertugas di Desanya Jadi Korban Pemerkosaan

Tersingkir di Piala Indonesia, Pengelola Sriwijaya FC Segera Gelar RUPS

"Kami juga menyambut baik adanya rencana agen BNI 46 yang siap melayani para petani khsusnya di kecamatan Tanjung Agung," jelasnya.

Ia juga mengatakan saat ini ada sebanyak 326 kelompok tani di Kecamatan Tanjung Agung.

"Diantaranya terdiri dari 168 kelompok tani Tanaman Pangan, 121 kelompok tani dibidang perkebunan, dan 37 kelompok tani di bidang budidaya ikan sebanyak 37 kelompok," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved