Berita Viral
Kisah Putra Bocah Penjual Cilok yang Nafkahi Kakak dan Adiknya, Senang Bisa Sekolah Lagi
Muhammad Saputra, seorang anak berusia 12 tahun ini harus berjuang mencari nafkah untuk keluarga usai kedua orangtuanya meninggal pada 2018 silam.
Meskipun lebih tua dari teman-temannya yang lain, ia tak malu dan tetap semangat untuk datang ke sekolah setiap harinya.
Tapi Putra tidak memungkiri terkadang ada saja teman-teman di sekolah yang mengejeknya karena ia seorang pedagang cilok.
Namun, ejekan tersebut hanya dianggap Putra sebagai angin lalu.
Bahkan tanpa merasa malu, tak jarang ia membawa cilok dagangannya ke sekolah.
"Di sekolah ada juga teman-teman yang beli," ujar si pejuang cilik ini.

Banting tulang di malam hari dan harus kembali bersekolah ketika siang membuat Putra tak bisa berbohong dan mengakui ia terkadang merasa lelah.
Bahkan tak jarang ia ditegur gurunya karena kedapatan terlambat datang atau mengantuk saat proses belajar mengajar.
Meskipun sering dimarahi ia tetap mengagumi sosok gurunya yang selalu ramah dan sabar ketika memberikannya ilmu. "(Gurunya) baik, suka bercanda," ujar Putra.
Putra berharap dia bisa terus mengeyam pendidikan sambil terus membantu menghidupi kakak dan adik-adiknya.
(Jimmy Ramadhan Azhari/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di suar.id dengan judul : Muhammad Saputra, Bocah 12 Tahun yang Tak Malu Sekolah Sambil Jualan Cilok Demi Nafkah Keluarganya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/putra-bocah-penjual-cilok.jpg)