Sirozi Dorong Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Sumbagsel Terlibat Kerjasama Internasional
Sirozi terus mendorong kampus keagamaan yang berada di kawasan Sumbangsel ini agar ikut terlibat dalam kerjasama internasional
Penulis: Melisa Wulandari |
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Koordinator Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Swasta (Kopertais) Wilayah VII Sumbagsel, Prof Muhammad Sirozi melaksanakan kesepakatan (MoU) bersama 56 PTKIS Se Sumbagsel.
Sirozi terus mendorong kampus keagamaan yang berada di kawasan Sumbangsel ini agar ikut terlibat dalam kerjasama internasional.
Pria yang juga Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang ini juga mengatakan kerjasama internasional saat ini belum tersentuh oleh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) karena berbagai hal.
“UIN RF Palembang ini kan sudah bekerja sama dengan beberapa Universitas di Yordania, Iran dan lainnya. Kami berharap PTKIS yang berada di wilayah Kopertais wilayah VII Sumbasel juga bisa bekerja sama dengan universitas di negara tersebut, dan UIN RF akan membimbing,” kata Sirozi.
• Profil Cut Syifa, Artis Cilik yang Kini Siap Menjadi Ratu Sinetron, Perjalanan Karir dan Asmara
• Polsek Kertapati Gelar Rekonstruksi Kasus Suami Bunuh Tetangga Pemerkosa Istrinya, Ini Kronologinya
Penandatangan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan pelantikan Forum Pimpinan PTKIS dilaksanakan di aula lantai 3 gedung Rektorat UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (30/01/2019).
Sebelum melakukan kerjasama, Sirozi berharap agar PTKIS juga rajin mengikuti event-event internasional terlebih dahulu.
"Kami juga mendorong PTKIS ini agar bisa terlibat langsung di event-event internasional, contohnya tahun ini UIN RF Palembang menjadi tuan rumah konferensi pengajaran bahasa Inggris se-ASEAN. Nah kami berharap mereka bisa terlibat langsung," ujarnya.
Sirozi menambahkan pihaknya juga akan mendorong PTKIS untuk bisa bekerja sama dengan sesama PT di Kopertais wilayah VII Sumbagsel.
"Yang paling penting itu kan kerja sama dulu dengan sesama anggota forum PTKIS Kopertais wilayah VII Sumbagsel. Bisa saling bertukar informasi, saling bertukar sumber daya manusia. Saling belajar intinya kan dengan kerjasama bisa memajukan PT tersebut," ujarnya
• Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M10 dan M20 Lawan Berat Xiaomi
• Jelang Piala AFF U-22 di Kamboja, ini Skuat Utama dan Formasi yang Bakal Diturunkan Indra Sjafri
Selain itu yang harus diselesaikan PTKIS di wilayah VII Sumbangsel ini, seperti masalah perbaikan Sumber Daya Manuasi (SDM), masalah keuangan, fasilitas gedung, lahan dan lainnya.
“PTKIS yang masih berstatus sekolah tinggi kami terus dorong agar meningkatkan statusnya menjadi Institut, karena kedepannya sekolah timggi kan akan dihapuskan,” katanya.
Dia juga mengatakan, saat ini ada 56 PTKIS di wilayah Kopertais Wilayah VII Sumbangsel. Dari jumlah total tersebut baru ada 5 PTKIS yang berstatus Institut Agama Islam Swasta.
• Fenomena Warga OKU Jadi TKI di Luar Negeri Kembali Muncul, Tahun 2018 Terdata 9 Orang
• BREAKING NEWS : Mobil Avanza Dijual Rp 50 Juta, Hanya Hari ini Pukul 20.00 WIB, Begini Caranya
“Menjadikan sekolah tinggi menuju institut menjadi tugas kami bersama kedepannya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Forum PTKIS Sumbangsel, Taufik mengaku, salah satu program yang dicanangkan ke depan adalah mendorong PTKIS melakukan kerjasama internasional untuk meningkatkan kualitas kampus Keagamaan Islam.
“Upaya ini sudah ada, nanti kami akan bentuk korrdinasi bersama PTKIS terkait agar terdorong melakukan kerjasama antar PTKIS ataupun dengan kampus ternama lainnya hingga kampus di luar negeri,” tutupnya.