Begini Tips Sehat Main Ponsel untuk Anak
Sejumlah dampak perubahan perilaku pun timbul jika anak-anak terlalu banyak menggunakan gawai-gawai elektronik mereka.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Selama ini perhatian utama orangtua terhadap teknologi adalah banyaknya waktu yang dihabiskan anak-anak di depan televisi. Tetapi sekarang smartphone dan perangkat portabel membuat jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak terhadap teknologi hampir tidak terbatas.
Meskipun perangkat gawai ini bisa sangat merangsang dan menarik tetapi hal ini juga dapat menyebabkan masalah serius dalam rumah tangga. Misalnya, anak-anak akan berulah ketika orangtua berusaha menjauhkan gawai tersebut dari mereka.
Tidak hanya itu, sejumlah dampak perubahan perilaku pun timbul jika anak-anak terlalu banyak menggunakan gawai-gawai elektronik mereka.
Dikutip dari modernmom.com, menurut Mayo Clinic, terlalu lama memainkan ponsel atau gawai elektronik lain maka anak-anak berpotensi untuk mengalami obesitas, jadwal tidur yang tidak teratur dan durasi tidur yang lebih pendek, masalah perilaku, kehilangan keterampilan sosial, kekerasan, dan lebih sedikit waktu untuk bermain.
Sebagai orangtua tentu kita tidak ingin tinggal diam. Berikut enam cara yang bisa dilakukan untuk menetapkan ponsel yang sehat bagi anak-anak.
- Batasi Penggunaan
Tetapkan batas penggunaan gawai sebelum anak terlanjur kecanduan. American Academy of Pediatrics menyarankan tidak ada penggunaan media untuk anak di bawah 2 tahun (dengan pengecualian untuk obrolan video) dan satu jam sehari pemrograman berkualitas tinggi untuk anak berusia 2-5 tahun.
Seiring bertambahnya usia anak Anda, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan tidak lebih dari 1-2 jam per hari watu bagi anak untuk memainkan ponsel. Batasan ini memungkinkan anak Anda memiliki waktu mengembangkan keterampilan bermain dan minat di bidang lain.
Dorong juga orang lain dalam kehidupan anak Anda misalnya kakek-nenek, pengasuh bayi untuk juga menegakkan dan menghormati harapan-harapan ini.
- Tetapkan Tujuan Realistis
Menentukan batasan itu penting, tetapi Anda juga perlu memikirkan tempat yang realistis untuk memulai. Anda harus menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian mengambil langkah kecil untuk sampai ke sana.
Jika Anda ingin anak laki-laki berusia belasan tahun yang saat ini memiliki ponsel di tangan mereka dari saat mereka pulang ke rumah saat mereka pergi tidur, maka langkah pertama yang baik adalah melarang perangkat selama makan atau sampai pekerjaan rumah selesai.
Menjauhkan perangkat dari kamar mereka di malam hari adalah tempat yang baik untuk memulai.
- Gunakan untuk Tujuan Fungsional
Teknologi sebenarnya dapat menjadi alat dan keterampilan hebat bagi anak-anak Anda untuk berkembang.
Pikirkan cara-cara agar telepon dapat digunakan untuk memperoleh informasi dan bukan hanya untuk bersantai.
Bisakah mereka menemukan resep baru untuk dicoba saat makan malam? Bisakah mereka menjumlahkan total atau menemukan nilai terbaik dari barang apa pun di toko?
Tantang anak Anda untuk mempelajari keterampilan tingkat lanjut seperti coding, bahasa asing, atau memasak dengan bantuan telepon mereka.
- Gunakan sebagai Hadiah
Anak-anak suka telepon mereka, jadi gunakan itu sebagai hadiah dan hak istimewa yang memang menjadi harapan mereka. Misalnya, "Setelah kamu menyelesaikan pekerjaan rumah maka kamu dapat bermain ponsel selama 30 menit sebelum makan malam." Atau "Mama izinkan kamu main ponsel sebelum latihan sepakbola asalkan kamu membereskan kamar tidurmu sekarang".
- Ajarkan Etika Bertelepon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/main-ponsel.jpg)