Penyitaan Pasar Talang Jambe, Ternyata Terkait Kasus Penipuan Puluhan Milyar Rupiah

Terkait penyitaan pasar Tradisional Talang Jambe Palembang, Direktur Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Zulkarnain mengakui hal tersebut.

Penyitaan Pasar Talang Jambe, Ternyata Terkait Kasus Penipuan Puluhan Milyar Rupiah
M ARDIANSYAH/TRIBUNSUMSEL.COM
Direktur Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Zulkarnain (kiri) saat menjelaskan mengenai penyitaan aset tersangka Dede dan Gita, Senin (14/1/2019). 

Penyitaan Pasar Talang Jambe, Ternyata Terkait Kasus Penipuan Milyaran Rupiah

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Terkait penyitaan pasar Tradisional Talang Jambe Palembang, Direktur Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Zulkarnain mengakui hal tersebut.

Tetapi, tidak hanya pasar tradisional Talang Jambe Palembang yang disita, tetapi juga ada beberapa aset yang juga disita.

Zulkarnain menuturkan memang ada penyitaan yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Sumsel di lima objek terkait tindak pidana yang dilakukan Ade Okta Saputra alias Dede Saputra dan istrinya Gita Oktarani.

Lima objek yang disita antara lain rumah makan Kita di Celengang, rumah di komplek Citra Grand City, showroom mobil, rumah di Kalidoni dan satu ruko di kawasan Alang-alang Lebar.

"Masih ada agunan lain yang kami kejar dan masih akan ditanyakan ke ahli. Karena masih diagunkan ke bank. Untuk pasar talang Jambe, memang kami sita tetapi tidak kami tutup. Karena banyak pedagang yang berjualan di sana dan memang mereka sudah membeli dengan pemilik pertama," ujarnya, Senin (14/1/2019).

Tersangka Ade dan Gita ini, melakukan penipuan bisnis karet dengan kerugian korban yang berada di Bandung mencapai Rp 19 miliar.

Tak hanya itu, Ditreskrimsus juga mendapatkan laporan dari Polres Tangerang Selatan ada juga korban yang mengalami kerugian senilai Rp 57 miliar.

Dede dan Gita ini, melakukan penipuan dengan menggunakan modus menawarkan bisnis dengan keuntungan yang besar kepada calon korbannya.

Setelah korban menstranfer uang kepada tersangka, uang yang di transfer malah tidak dibukakan bisnis malah dibelikan aset untuk pribadi kedua tersangka.

Halaman
123
Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved