Heboh Pengroyokan Driver Gocar di Palembang Square (PS) Mall, Riki Dikeroyok Tiga Pemalak
Sekjen Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel Malwadi menjelaskan duduk perkara pengroyokan yang menimpa anggotanya di depan Palembang Square semalam
Penulis: Prawira Maulana | Editor: Prawira Maulana
Pengroyokan Driver Gocar di Palembang Square Mall, Riki Dikeroyok Tiga Pemalak
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sekretaris Jenderal Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel Malwadi menjelaskan duduk perkara pengroyokan yang menimpa anggotanya di depan Palembang Square semalam.
Iya mengakui video peristiwa pengroyokan itu memang benar terjadi. Korban bernama Riki.
"Saya dapat kabar pukul 01.00 dini hari. Selanjutkan kami langsung mendampingi keluarga korban untuk melapor ke Polda Sumsel," katanya saat dihubungi Tribunsumsel.com, Rabu (2/1/2019) pagi.
• Breaking News: Driver Online Go-Car Dipukuli di Depan Palembang Square, Kondisinya Mengkhawatirkan
Korban saat ini masih dirawat di rumah sakit.
Perkara pengroyokan bermula dari perselisihan dengan pemalak berkedok juru parkir yang sering mangkal di depan Palembang Square.
Kejadian berlangsung Selasa (1/1/2019) pukul 22.00 malam. Saat itu korban yang diketahui bernama Riki dikeroyok oleh tiga orang pemalak.
Kejadian berlangsung di depan gerai KFC Palembang Square Mall.
"Jadi setiap kali menurunkan atau menaikkan penumpang, pemalak di sana minta uang minimal Rp 2000," katanya.
Di sinilah kemudian terjadi perselisihan.
Menurut Malwadi, aksi pemalakan di depan Palembang Square terhadap para driver online sudah sangat meresahkan.
"Bayangkan, terkadang kami hanya dapat order Rp 10 ribu dari sana. Mereka minta uang paling kecil 2000 dan memaksa," katanya.
Biasanya jika tak diberi, para pemalak itu kemduian melakukan intimidasi.
Biasanya dengan memukul-mukul mobil.
"Kali ini rekan kami mereka keroyok sampai seperti ini," katanya.
Malwadi mengatakan, setiap hari ada dua sampai tiga orang pemalak yang beraksi di depan Palembang Square Mall itu.
"Sementara banyak teman mereka yang lain menunggui dekat sana. Jika ada kejadian atau perselisihan teman-teman mereka itu langsung datang," katanya.
Ia meminta aparat kepolisian segera menindak tegas para pelaku pengroyokan dan menertibakan para pemalak yang ada di sana.
"Semalam kawan-kawan sudah mau bergerak. Tapi saya bilang tunggu dulu sampai polisi bertindak. Jika tidak bertindak kita yang bergerak," kataya.
Sebelumnya, beredar video seorang driver taksi online dipukuli sampai kepalanya berdarah-darah.
Dari video yang beredar peristiwa itu terjadi di depan Palembang Square, Selasa (1/1/2019) malam.
Masih menurut video itu, diduga pelakunya adalah pemalak yang berlaga menjadi juru parkir di kawasan itu.
Seperti diketahui, di kawasan depan Palembang Square Jl Angkatan 45 memang banyak driver online mangkal menunggu penumpang.
Ada dua video yang beredar. Video pertama menunjukkan korban yang dengan kondisi kepala berdarah masuk dalam mobil dan hendak ke rumah sakit.
Selanjutnya video menunjukkan korban sedang ditangani petugas medis.
Lukanya tampak dijahit lalu kemudian tampak korban muntah-muntah.
Di video kedua tampak seorang mengambil video dan bertanya pada seorang laki-laki yang memegang kayu. "Ini BB-nya pak (barang bukti, red). Ini yang mecahke (melukai) kepala kawan go car," kata laki-laki yang memegang kayu.
Sampai saat ini Tribunsumsel.com sedang menelusuri video ini.
Tim Tribunsumsel.com mencari korban ke rumah sakit.
Dari keterangan video yang beredar itu korban belum melaporkan ke kepolisian karena masih dalam perawatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/potongan-video-driver-gocar-dipukuli-depan-ps121.jpg)