3 Poin Hasil Ramalan Mbah Mijan Terkait Tahun 2019, Diwarnai Gunung Meletus dan Artis Narkoba

Bencana alam menjadi gejala umum hampir di seluruh kawasan di Indonesia, bahkan dunia.

3 Poin Hasil Ramalan Mbah Mijan Terkait Tahun 2019, Diwarnai Gunung Meletus dan Artis Narkoba
youtube mbah mijan
Mbah Mijan 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Bencana alam menjadi gejala umum hampir di seluruh kawasan di Indonesia, bahkan dunia.

Gunung meletus, gempa, tsunami, banjir, tanah longsor, polusi dan ketidakmenentuan cuaca sering terjadi. Tahun 2018 di sebagian kawasan di Indonesia mengalami bencana alam.

Menurut paranormal Mbah Mijan, tahun 2019 bencana alam masih berpotensi terjadi di negeri ini. Bulan Januari dan Februari 2019, air masih mengancam. Daya rusaknya sangat potensial, termasuk membelah, jalan-jalan utama.

Tsunami Banten
Megapolitan kompas
Tsunami Banten

“Tahun 2019 itu tahun ’Kolo Geni’. Ada kemungkinan gunung meletus, gempa juga masih berpotensi di awal dan akhir. Kebakaran juga ada bayangan ke saya. Saya mengharapkan hal ini jangan sampai terjadi, karena efeknya sangat luar biasa,” ujar Mbah Mijan, saat dihubungi Tribunnews.com melalui sambungan telpon, di Jakarta, Minggu (30/12/2018).

Bencana alam, menurut mbah Mijan, tidak sepenuhnya fenomena alam, melainkan juga faktor manusia. Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia, salah satunya, sangat mengancam kehidupan umat manusia. Hilangnya hutan merusak ekosistem dan sumber air bersih.

Gunung Agung keluarkan lava pijar
 
Gunung Agung keluarkan lava pijar

“Kerusakan ekosistem, sudah kita rasakan dampaknya berupa ancaman perubahan iklim dengan suhu bumi semakin panas dan naiknya permukaan laut. Banjir dampaknya kita rasakan saat ini. Kerusakan lingkungan ini menyebabkan kita sebagai bangsa selalu dirundung musibah,” ujarnya.

Tahun ’Kolo Geni’, kata mbah Mijan juga memengaruhi suhu politik. Sesuai tahunnya ’Kolo Geni’, bukan hanya dinamis, tapi memanas luar biasa.

“Jadi perlu diwaspadai. Ketika kita tidak bisa menahan diri, akan masuk ke sebuah dimensi yang disebut pergolakan yang bisa membuat prahara. Potensi terjadi huru-hara sangat potensial, saya harap jangan sampai terjadi,” harap Mbah Mijan.

Mbah Mijan juga menyoroti soal Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. (Ahok). Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, kata mbah, berusaha menahan diri untuk terjun kembali ke dunia Pemerintahan.

Menyoal kasus korupsi, mbah Mijan menerawang masih akan banyak kasus-kasus korupsi yang muncul. Terutama para Kepala Daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) yang masih punya potensi kena OTT (Operasi Tangkap Tangan).

Halaman
12
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved