Penembakan di Prabumulih

Penembakan di Prabumulih, Dandim : Ini Hanya Oknum, Sebagian Besar Kami Punya Jiwa untuk Negara

Dandim 0404-02 MPP, Letkol Inf Teadi Aulia menyebut anggotanya, Serka Chandra Kurniwan mengalami depresi sehingga terlibat kejadian itu

Penulis: Yohanes Tri Nugroho |
YOHANES TRI NUGROHO/TRIBUNSUMSEL.COM
Dandim 0404-02 MPP, Letkol Inf Teadi Aulia. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Johanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Penembakan terjadi di Prabumulih, Kamis (6/12/2018) menewaskan tiga orang. Seorang oknum anggota TNI, Serka Candra Kurniawan yang diduga melakukan penembakan juga meninggal dunia, Jumat (7/12/2018).

Serka Candra Kurniawan sempat menjalani perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prabumulih,. 

Jenazah Serka Candra Kurniawan dibawa ke rumah duka di Subdenpom di Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Dandim 0404-02 MPP, Letkol Inf Teadi Aulia menyebut anggotanya, Serka Chandra Kurniwan mengalami depresi sehingga terlibat kejadian itu.

"Anggota saya dengan statusnya dia (Serka Kurniawan) dalam kondisi depresi akhirnya terjadi kejadian tersebut, hasil akhirnya yang bersangkutan bunuh diri," ungkapnya dibincangi Tribunsumsel.com.

Penembakan Prabumulih, Kapendam: Senjata Api Yang Ditemukan Tidak Ada Nomor Seri

Penembakan Prabumulih, Fakta-fakta Korban Faisal: Punya Dua Istri Tapi Adil

Ia menyampaikan hal ini menunjukkan bahwa tentara juga manusia yang tentunya tidak luput dari tindakan salah. Mereka (tentara) juga bisa depresi.

"Kalau masyarakat melihat tentara itu kuat, super, dengan kejadian ini kita semua bisa melihat tentara juga sama hanya manusia biasa," katanya

"Dan yakinlah ini, kejadian ini hanya oknum. Namun sebagian besar dari kami memiliki jiwa untuk negara dan masyarakat. Iihatlah ini hanyalah oknum," tegasnya

Lanjutnya, melalui jajaran Kodim bertindak membantu seluruh korban mulai dari memasang tenda, bantu konsumsi, hingga pemakaman.

Teadi menjelaskan latar belakang terjadi kejadian itu yakni adanya utang piutang diantara keempat orang ini. Mereka merupakan teman lama.

Suami Bangun Bilik Asmara di Sukamiskin, Intip Rumah Mewah Inneke Koesherawati diMenteng, Bak Istana

Hadiri Peluncuran Toko Baru, Irwan Mussry Tak Bersedia Ditanya Soal Maia Estianty

"Mereka semua berteman sudah lama, kemudian terjadilah peminjaman antar teman, lalu karena tidak ada kata sepakat. Kemudian yang bersangkutan (Serka Kurniawa) dalam kondisi yang tidak bagus,"

"Artinya muncullah tingkat depresinya itu, sampai tidak bisa mengatasi dirinya dan mengakibatkan seperti ini," katanya

"Jadi andaikata saya dan mas tidak kenal, dan saya utang piutang dengan mas, maka tidak mungkin seperti itu, karena ini dilingkungan teman yang utang karena kepercayaan,"

" Mungkin ditagih tagih terus, ya biasalah kalau dengan teman teman ada kata kata bagaimana gitu, tentu teman akan sangat sakit hati,"

" itu mungkin seperti itu."

Ia juga menyebut hasil menyelidikan Denpom kejadian ini didasari utang piutang antar teman diantara orang empat ini.

" Kalau yang utang itu, memang si pelaku (Serka kurniawan) ini yang utang,"

" Ia sudah punya utang, kalau seberapa besarnya kami masih dalam penyelidikan," katanya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved