Breaking News:

Biaya Listrik LRT Rp 7 Miliar per Bulan, Kemenhub Akan Bentuk Badan Pengelola Tambah Pendapatan

LRT untuk sekarang masih disubsidi perintis. Tahun depan juga masih, tahun-tahun berikutnya belum tahu infonya hanya 3 tahun pertama

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Suasana peninjuan Stasiun LRT Dishub Provinsi Sumsel, Jumat (9/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Guna meningkatkan pendapatan dari Light Rail Transit (LRT) yang ada di Sumatera Selatan maka direncanakan akan dibuat Badan Pengelola LRT.

"Ditargetkan 2019 mendatang akan ada Badan Pengelola LRT," ujar PPK LRT Sumsel Kementerian Perhubungan RI Suranto usai Rapat Pembahasan Kemajuan Konstruksi dan Operasi Sarana dan Prasarana Proyek LRT Sumsel, Jumat (9/11/2018).

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait untuk Badan Pengelola LRT saat ini masih dalam pembahasan.

Nantinya masih di bawah wewenang dari Kementerian Perhubungan RI.

"Badan Pengelola LRT ini nantinya yang akan mengelola LRT misal dari tiang LRT, bisa digunakan untuk iklan-iklan."

"Begitu juga dengan di dalam stasiun yang bisa digunakan untuk tenant dan lain-lain," jelasnya.

Baca: Hasil Fuzhou China Open 2018 : Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir Kalah Dipertandingan Terakhir Butet

Baca: Wanita Waspada Sjogrens Syndrome, Begini Gejala Awal dan Pencegahannya

Dengan begitu bisa mendatangkan pemasukan yang tujuannya untuk menunjang biaya operasional.

Hal ini perlu dilakukan lantaran tidak bisa selalu bergantung dengan subsidi dari pemerintah.

Terlebih untuk biaya listrik saja dalam satu bulan itu Rp 7 Miliar - 9 Miliar.

"Kalau untuk sekarang masih disubsidi perintis. Tahun depan juga masih, tahun-tahun berikutnya belum tahu infonya hanya 3 tahun pertama."

"Untuk itu dengan adanya Badan pengelolaan ini setidaknya bisa memberi masukan pendapatan," kata Suranto.

Baca: Warga Senang Truk Batu Bara Dilarang Lewat Jalan Umum, Ini Cerita Yadi Nyaris Jadi Korban Kecelakaan

Baca: UGM Dinilai Tak Tuntas Tangani Dugaan Upaya Pemerkosaan

Sementara itu terkait progres LRT menurut Suranto sudah mencapai 98.76 persen.

Pembangunannya sendiri ditargetkan akan selesai bulan April 2019. Untuk itu akan ada perpanjangan waktu pengerjaan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved