Berita Muratara
15 Dokter Muda Dalam Program Internsip Tinggalkan Muratara
Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melepas 15 dokter internsip yang ditugaskan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sejak awal tahun 2018
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Bupati Muratara HM Syarif Hidayat melepas 15 dokter internsip yang ditugaskan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sejak awal tahun 2018 lalu.
Pelepasan berlangsung Jumat (2/11/2018), di kediaman Bupati Muratara.
Internsip adalah Proses pemantapan mutu profesi dokter untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama pendidikan, secara terintegrasi, komprehensif, mandiri
Serta menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dalam rangka pemahiran dan penyelarasan antara hasil pendidikan dengan praktik di lapangan.
Baca: Pagaralam Antusias Sambut Alex Noerdin Cup
Baca: Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, Ternyata Ini Kesibukan Aktris Senior Widyawati Sekarang
Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat mengucapkan terimakasih kepada 15 orang dokter muda yang akan dilepaskan karena selama ini telah memilih Kabupaten Muratara sebagai tempat penugasannya.
"Kabupaten kita sudah aman dan sudah memiliki Rumah Sakit sendiri,"
"Ini merupakan yang pertama di Muratara mendapatkan pengabdian dari rombongan dokter muda atau dokter internsip," katanya.
Syarif menyampaikan, bahwa sebenarnya Kabupaten Muratara ini masih membutuhkan jasa jasa atau pelayanan rombongan dokter muda ini.
Namun pihaknya tidak bisa mencegah karena tugas mereka sudah selesai.
"Atas nama masyarakat dan pemerintah, sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas pengabdian selama di Kabupaten Muratara mungkin selama ini banyak kekurangan kami juga minta permohonan maaf," ujarnya.
Baca: Highlights Hasil Persela Vs Sriwijaya FC - Laskar Wong Kito Kalah Telak, Zona Degradasi Mengancam
Baca: Bronjong Baru Dibangun Roboh, Pemukiman Warga Desa Kedondong OKU Terancam Longsor
Syarif juga menekankan kepada tenaga kesehatan agar bekerja lebih baik lagi.
Ia tidak ingin mendengar adanya ibu hamil yang meninggal dalam persalinan.
Sedangkan, Direktur RSUD Kabupaten Muratara, dr Herlina selaku pembimbing RSUD mengucapkan permohonan maaf kepada rombongan dokter internsip yang selama ini bertugas di Muratara.
"Selama 1 tahun pengabdian dokter internsip di Muratara ini, kami merasa sangat terbantu, semoga selama di Kabupaten Muratara adek adek dokter muda ini mendapat pengalaman berharga," katanya.