Herman Deru Komitmen Kembangkan Hilirisasi Karet
Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten se Sumsel dan Diseminasi Kajian Ekonomi
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi dan Kabupaten se Sumsel dan Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Sumsel gelaran Bank Indonesia (BI) Sumsel di Arista Hotel, Senin (30/10) dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru.
Mantan Bupati OKU Timur dua periode itu mengatakan saat ini keberadaan TPID harus mendapat perhatian lebih mengingat perannya yang sangat penting.
Menurutnya sesuai arahan Presiden RI, pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota diminta membentuk TPID agar dapat melakukan pengambilan tindakan yang cepat dan tepat dalam hal Pengendalian Inflasi Daerah.
"Disini perlu peran aktif kepala daerah selaku ketua TPID di daerah," jelas HD.
Mengacu dari data BPS terang HD, tingkat inflasi Sumsel cenderung mengalami penurunan.
Bahkan sejak dibentuknya TPID Provinsi Sumsel kondisi tingkat inflasi cenderung turun, terjaga, rendah dan stabil.
Rendahnya tingkat inflasi ini diharapkan semakin mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi daerah yang baik dan berkelanjutan.
Sesuai arahan Presiden, menurut HD ada beberapa kebijakan yang harus dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi ke depan.
Di antaranya Menteri dan kepala daerah harus mendorong efektivitas pemanfaatan APBD melalui percepatan realisasi dan melakukan intervensi stabilitas harga.
Kemudian untuk mengatasi defisit neraca pembayaran nasional, menteri dan kepala daerah harus mempermudah dan membuka investasi sebesar-besarnya kepada industri yang berorientasi ekspor industri yang memproduksi barang substansi impor, serta untuk pariwisata.
"TPID ini memang baru mencuat sejak debat pilkada dan saya yakin ingin penting makanya saya hadir."
"Mestinya rapat ini diikuti semua kepala daerah yang baru dilantik. Biar mereka tahu pentingnya TPID di daerah, " jelas HD.
Terkait orientasi ekspor industri yang diarahkan Presiden, menurut HD sebenarnya bisa dilakukan Sumsel dalam waktu dekat dengan merangsang keberadaan industri hilir dari produk karet yang berlimpah.
"50% karet yang ada di Indonesia ini semuanya di Sumsel tapi itu dia, industri hilirnya tidak ada. harusnya ini digerakkan agar spirit petani karet tidak goyah," jelas HD
Makanya dalam waktu dekat HD memastikan pabtik ban yang dijanjikannya saat kampanye segera akan diwujudkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/herman-deru-komitmen-kembangkan-hilirisasi-karet_20181031_064256.jpg)