Kesaksian Humas BNPB Sutopo, Tiap Bencana Bangunan Hancur, tapi Rumah Ibadah Selalu Tegak Berdiri

Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan rasa takjubnya terkait rumah ibadah yang tetap kokoh meskipun dilanda bencana

(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho (tengah) memberikan pemaparan mengenai dampak gempa bumi dan tsunami di kota Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah saat konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (29/9/2018). Berdasarkan data BNPB hingga pukul 10.00 WIB menyatakan jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami di kota Palu sebanyak 48 orang, sementara untuk kota Donggala belum mendapatkan laporan dikarenakan terputusnya jaringan komunikasi, dan diperkirakan jumlah korban akan terus bertambah. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan rasa takjubnya terkait rumah ibadah yang tetap kokoh meskipun dilanda bencana.

Hal ini diketahui melalui cuitan di akun Twitter-nya (@Sutopo_PN) pada Sabtu (13/10/2018).

Baca: Kisah Hotman Paris Pernah Ingin Bunuh Diri, Bekerja di BI Tanpa Tes Hingga Lihat Tukang Becak

Sebagai pejabat BNPB, ia mengaku sering melihat kehancuran masif bangunan ketika dilanda bencana.

Namun yang membuatnya takjub adalah kebanyakan dari rumah ibadah tetap tegak berdiri.

Hal ini terjadi di tsunami Aceh tahun 2004, banjir bandang Bahorok (Langkat, Sumatera Utara) tahun 2003, tsunami Mentawai tahun 2010, dan yang terakhir gempa yang melanda Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Baca: Lina Ulang Tahun, Rizky Febian dan Adik Perempuan Kompak Unggah Foto Ini, Captionnya Sedih

"Dalam setiap bencana besar, saya sering melihat kehancuran masif bangunan. Tapi rumah ibadah tetap tegak berdiri. Saat tsunami Aceh, banjir bandang Bahorok, tsunami Palu dll terlihat masjid dan mushola utuh. Saat tsunami Mentawai 2010 terlihat gereja utuh. Allah Maha Besar," tulis Sutopo.

Baca: Isu Ayu Ting Ting Tampar Mulut Wendy Cagur, Ayah Rozak Joget Pakai Wajan Malah Diejek

Dalam cuitannya tersebut, Sutopo juga menautkan sebuah video yang memperlihatkan sebuah masjid di Sulteng tetap kokoh meski diguncang gempa berkekuatan 7,8 SR pada Jumat (28/9/2018) lalu.

Dua masjid utuh saat gempa Aceh tahun 2004

Diberitakan Tribunnews.com pada 27 Desember 2017, dua masjid di Provinsi Aceh utuh setelah diguncang gempa berkekuatan 9,2 SR serta terjangan tsunami setinggi 30 meter pada 26 Desember 2004 silam.

Masjid pertama adalah Masjid Rahmatullah yang terletak 500 meter dari bibir pantai.

Meskipun sekelilingnya tampak rata dengan tanah, namun masjid ini masih terlihat berdiri kokoh.

Selain Masjid Rahmatullah, Masjid Baiturrahman yang terletak di Banda Aceh juga utuh, meskipun keadaan sekitar tampak rusak parah.

Masjid ini menjadi saksi bisu kedahsyatan gempa yang melanda Aceh serta beberapa negara di kawasa Samudera Hindia yang lain.

Banjir bandang di Langkat, Sumatera Utara tahun 2003

Diberitakan Kompas.com pada 24 Agustus 2012, bencana yang terjadi bertepatan dengan bulan puasa, November 2003 silam ini memakan 129 korban tewas.

Dari 129 korban tersebut, tujuh di antaranya merupakan pelancong asing, lebih dari 100 orang dikabarkan hilang, serta 400 bangunan hancur.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved