Kasus Ratna Sarumpaet Bikin Heboh, Jokowi Pilih 'Diam', KH Maruf Amin Tertawakan Gelar Hoax

Kasus hoax penganiayaan yang dialami aktivis Ratna Sarumpaet terus menjadi sorotan publik.

Kasus Ratna Sarumpaet Bikin Heboh, Jokowi Pilih 'Diam', KH Maruf Amin Tertawakan Gelar Hoax
kolase/Tribunwow/Indonesiabersatu.co
Jokowi, Ratna Sarumpaet, KH Maruf Amin 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus hoax penganiayaan yang dialami aktivis Ratna Sarumpaet terus menjadi sorotan publik.

Tak hanya menjerat para elite politik dari kubu calon presiden nomor 02.

Kasus Ratna pun mendapat tanggapan dari calon presiden incumbent dan pasangannya.

Presiden Joko Widodo misalnya, ketika mengetahui isu penganiayaan Ratna Sarumpaet yang beredar luas di media massa dan media sosial.

Sebelum dan Sesudah Ratna Sarumpaet operasi plastik
Sebelum dan Sesudah Ratna Sarumpaet operasi plastik (Tribunsumsel.com dan Capture TV One)

Dimana Para elite politik kubu Prabowo Subianto kepada pemerintahan Jokowi, hingga akhirnya pengakuan Ratna bahwa pernyataannya kebohongan belaka.

Baca: Pecundangi McGregor, Khabib Nurmagomedov Sebut Tak Tahan Agama dan Ayahnya Dihina, Ini Videonya

Baca: Terbongkar Ini Julukan Disematkan Atiqah Hasiholan saat di Penangkapan Pertama Ratna Sarumpaet

Baca: Ibu Tiri Bebas dari Penjara, Shafa Harris Tulis Ancaman Ini Buat Jennifer Dunn,We Warned You

Baca: Berbeda dengan Tetangga, Mantan Dj Diskotek Tanamur Bongkar Kelakuan Buruk Ratna Sarumpaet

Namun, Presiden tidak mengeluarkan komentar apa-apa terkait serangkaian berita tersebut.

"Ya, episode sinetron Ratna heboh se-Nusantara, melibatkan banyak tokoh besar ya, tidak mungkin Pak Jokowi tidak mengetahuinya," ujar Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki dilansir dari Tribunnews.

baju jokowi.
baju jokowi. (Kompas.com)

"Tapi kemarin, Pak Jokowi tidak terlalu memperhatikan. Enggak nanya-nanya soal itu ya," lanjut dia.

Teten mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, Jokowi memusatkan konsentrasi kepada penanganan dampak gempa bumi di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Sementara itu, berbeda dengan sang wakil, yakni KH Ma'ruf Amin yang meminta masyarakat menyerahkan proses penegak hukum kepada pihak kepolisian.

Halaman
123
Penulis: Mochamad Krisnariansyah
Editor: Mochamad Krisnariansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved