Gojek Liga 1
Keluarga Alberto Goncalves di Brasil Kaget dan Turut Berduka Dengar Kabar Kematian Haringga Sirla
Penyerang Sriwijaya FC, Beto Goncalves mengaku sangat kaget dan bersedih adanya peristiwa meninggalnya suporter Persija
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Penyerang Sriwijaya FC, Beto Goncalves mengaku sangat kaget dan bersedih adanya peristiwa meninggalnya suporter Persija saat melawan Persib Bandung (23/9/2018) kemarin.
Bahkan keluarga besarnya di Brasil pun juga mengaku kaget karena kekerasan suporter di Indonesia masih terjadi.
"Keluarga saya di Brasil tahu lewat media sosial, mereka kaget karena apa yang terjadi disini sama dengan yang kami alami beberapa tahun lalu. Suporter juga manusia yang punya keluarga, kemarin saya menonton ibu dari korban yang menangis begitu membuat kita semua juga merasakan kesedihan," ujarnya saat ditemui usai sesi latihan, Selasa (25/9/2018) sore.
Baca: Jokowi : Korban Sudah Sangat Banyak, Aksi Kekerasan Harus Segera Dihentikan
Baca: Yamaha Krisis Kemenangan di MotoGP, Valentino Rossi Enggan Disalahkan
Namun menurutnya, hukuman untuk pelaku kekerasan di lingkungan sepakbola Brasil sangatlah tegas.
Baik klub atau pemainnya ada yang sampai dilarang seumur hidup untuk berkecimpung kembali ataupun diturunkan ke divisi yang lebih rendah.
Beto pun berpesan untuk seluruh suporter di Indonesia untuk dapat lebih damai saat mendukung timnya masing-masing.
"Jadi bukan hanya untuk bobotoh dan The Jak saja, karena saat di Asian Games suporter Indonesia begitu luar biasa. Sangat indah dilihat dan bagi pemain itu sangat membantu," ungkapnya.
Baca: Wawancara Aiman dengan Edy Rahmayadi Jadi Viral, Ini Dia Transkrip Lengkapnya
Baca: Dua Kubu Incar Suara Gusdurian, Apa Kata Putri Sulung Abdurrahman Wahid ?
Beto pun angkat bicara mengenai rencana penghentian kompetisi untuk sementara oleh Menpora.
"Sebenarnya cukup rugi, karena semua sudah mulai panas dan kini harus mulai dari awal lagi. Banyak pemain juga sudah membuat rencana sejak jauh hari, namun saya berharap dan mendukung yang terbaik untuk Indonesia nantinya," pungkasnya.