Pilpres 2019
Duet SBY-AHY Menyerang dari Darat Menangkan Prabowo dan Demokrat, 150 Daerah Siap Dikuasai
Andi Arief menyebutkan, Ketua Umum Partai Demokrat, SBY akan berkampanye untuk memenangkan Demokrat di Pileg 2019 dan Prabowo
TRIBUNSUMSEL.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebutkan, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) akan berkampanye untuk memenangkan Demokrat di Pileg 2019, dan Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Andi Arief melalui laman Twitter miliknya, @AndiArief__ yang diunggah pada Jumat (21/9/2018).
Baca: Calon Presiden Petahana Jokowi Ingatkan Pesan Menohok Ini Jelang Pilpres
Melalui unggahannya, Andi Arief menyebutkan, SBY akan berkampanye di 150 kabupaten/kota di Indonesia.
Lebih lanjut, Andi Arief menyebutkan rute kampanye yang akan dilalui, yaitu 30 persen daerah aman, 40 persen daerah potensial, dan 30 persen daerah kritis.
Berikut kicauan lengkap Andi Arief mengenai hal tersebut.
"SBY akan tetap berkampanye buat Demokrat dan Prabowo di 150 kabupaten kota di Indonesia.
Baca: Nikita Mirzani Bongka Rahasia Pernikahan Angel Vicky Prasetyo: Awalnya Memang Settingan, Tapi . . .
SBY dan Partai Demokrat akan keliling melakukan serangan kampanye darat memenangkan Partai dan Capres Prabowo mulai 27 September 2018. Dengan rute 30 persen daerah aman, 40 persen daerah potensial dan 30 persen daerah kritis.
Daerah aman adalah daerah yang diperkirakan suara demokrat dan Prabowo menang, Daerah potensial adalah daerah yang kemungkinan menang dan bertambah suara, Daerah kritis adalah yang kemungkinan kalah. Mari kuatkan pertempuran darat.
Kalau SBY dan AHY menyerang di 150 kabupaten kota, Lalu Prabowo di 200 kota /kabupaten dan Sandi Uno di 150 kabupaten kota lainnya, maka serangan darat akan makin sempurna.
Serangan di udara melalui sosial media sangat penting, Namun memetik suara melalui operasi serangan darat adalah kunci memenangkan peperangan. Jika di udara hoaks kemungkinan ada, maka operasi darat menghindari hoaks yang paling mujarab," tulis Andi Arief.
Sementara itu, diberitakan Kompas.com pada Kamis (20/9/2018), Sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pengusung pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno telah merampungkan struktur tim pemenangan nasional.
Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengungkapkan, struktur tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga berjumlah 800 orang.
"Memang cukup besar, sekitar 800 orang jumlahnya," ujar Eddy saat memberikan keterangan seusai pertemuan para sekjen di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018) malam.
Menurut Eddy, tim pemenangan didominasi oleh juru kampanye nasional.
Ia mengatakan, parpol pengusung Prabowo-Sandiaga ingin memaksimalkan peran juru kampanye dalam menyebarkan visi, misi dan program terkait Pilpres 2019.