Pengaruh Rupiah Anjlok, Jusuf Kalla Peringatkan Jangan Beli Ferrari dan Barang Mewah Impor

Nilai tukar rupiah terhadap dollar terus merosot, sudah menembus Rp 14.800 per dollar atau level terendah sejak krisis 1998

Pengaruh Rupiah Anjlok, Jusuf Kalla Peringatkan Jangan Beli Ferrari dan Barang Mewah Impor
TRIBUNSUMSEL.COM/ WENY WAHYUNY
Jusuf Kalla 

Sebab, uang hasil ekspor banyak disimpan di luar negeri.

Padahal, kalau dana itu disimpan di bank di dalam negeri atau Bank Indonesia, maka dana itu akan menambah ketersediaan dana di dalam negeri.

"Ya, selama itu disimpan di bank nasional atau di BI enggak apa-apa cadangan kita baik. Itu akan memperkuat rupiah kalau cadangan baik," kata Kalla.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rupiah Anjlok, Kalla Minta Masyarakat Tak Impor Ferrari, Parfum Mahal, Tas Hermes"

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS hampir menyentuh di angka Rp 15.000. Sampai Selasa (4/9/2018) pukul 13.00, nilai tukar mata uang rupiah mencapai Rp 14.903.

Hal itu terlihat dari situs kursdollar.net di spot dunia. Sedangkan di nilai tengah rupiah berada di Rp 14.840.

Bahkan melemahnya rupiah tersebut, dikritisi oleh sejumlah poltisi. Salah satunya Andi Areif, politikus asal Demokrat ini.

Kalau harga BBM dinaikkan Jokowi, saya pastikan tidaj ada kader demokrat yang main sinetron nangis seperti yang sebelah sana lakukan dulu. Kita cuma mau tahu apa konpensasinya ke Rakyat yg terkena dampak.

Bahkan Andi juga menyindir jangan ada yang sampai menangis atau mengeluarkan air mata buaya.

BBM naik, jangan ada air mata buaya.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved