Pilpres 2019

Kicauan Menohok Ruhut Sitompul untuk yang Suka Kritik Presiden Jokowi

Ruhut Sitompul Berkicau Menohok soal Tokoh-tokoh yang Kritik Pidato Jokowi perihal TNI dan Polri

Serambi Indonesia
Ruhut Sitompul 

TRIBUNSUMSEL.COM-Ruhut Sitompul buka suara soal banyaknya sindiran atas pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta perwira TNI/Polri untuk ikut menyosialisasikan pencapaian program kerja pemerintah selama ini. 

Hal tersebut tampak dari laman Twitter @ruhutsitompul yang diunggah pada Jumat (24/8/2018).

Menurutnya, pernyataan presiden itu sudah sangat tepat karena presiden merupakan seorang panglima tertinggi.

Baca: Pakar Ekspresi Sebut Nagita Slavina Lelah soal Hubungan Raffi Ahmad-Ayu Ting Ting

Baca: Hotman Paris Tidur, Begini Cara Siti Badriah Goda Sang Pengacara Supaya Bangun dan Minta Ganti Mobil

@ruhutsitompul: Yang ngebacot mengenai Pernyataan Presiden RI ke 7 Bpk Joko Widodo, Peran TNI & Polri kenapa nyinyir "Lupa ya Presiden Itu Pangti (Panglima Tertinggi) jadi sudah Sangat Tepat” #2019 Mohon Pak JOKOWI 1X Lagi MERDEKA.

Kicauan Ruhut Sitompul tentang Pernyataan Jokowi yang meminta perwira TNI/Polri untuk ikut mensosialisasikan pencapaian program kerja pemerintah selama ini.
Kicauan Ruhut Sitompul di twitter.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi meminta perwira TNI/Polri untuk ikut menyosialisasikan pencapaian program kerja pemerintah selama ini.

Hal itu diungkapkan ketika berpidato di hadapan 243 orang Sekolah Staf dan Komando TNI, dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggu (Sespimti) Polri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

"Berkaitan dengan program pemerintah, kerja-kerja pemerintah yang telah banyak kita lakukan.

Saya titip ke seluruh perwira, juga ikut mensosialisasikan, ikut disampaikan (ke masyarakat) pada momen-momen yang tepat untuk menyampaikan itu," ujar Jokowi, seperti dikutip dari Kompas.

Baca: Kisah Tragis1958, Pasukan RPKAD Terpaksa Binasakan & Habisi Teman Sendiri yang Berkhianat

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans 7 MotoGP Inggris 2018 Minggu 26 Agustus 2018: Trek Aspal baru

Secara khusus, Jokowi menekankan pada pemerataan pembangunan yang dilaksanakan pada pemerintahannya.

Menurut dia, masyarakat harus mengetahui mengapa pemerintahannya tidak hanya fokus ke pembangunan di wilayah-wilayah padat penduduk, namun juga di pelosok-pelosok Nusantara.

"Padahal kalau mau cepat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, bangun saja di Jawa."

"Pasti cepat mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Tinggal nambahin sedikit-sedikit saja," ujar Jokowi.

Baca: Live streaming AOV Asian Games 2018, Klik Linknya di Sini

Baca: Hampir 8 Tahun Belum Punya Anak, Zaskia Sungkar Tulis Pesan Mengharukan, Ngaku Sering Nangis

"Return politiknya juga lebih cepat karena enam puluh persen penduduk itu ada di Pulau Jawa.Tapi apakah itu yang mau kita lakukan? Kan tidak. Ini demi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," lanjut dia.

Atas pernyataan Jokowi ini, banyak tokoh politik dan warganet yang memberikan tanggapan.

Misalnya saja Kepala Divisi Humas dan Advokasi Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean yang mempertanyakan pernyataan Jokowi. 

Melalui kicauannya itu, Ferdinand lantas mempertanyakan pernyataan Jokowi yang terdapat di video. 

@LawanPoLitikJKW: Kumaha atuh akang..!!??

Ada pula Aktivis sekaligus seniman Ratna Sarumpaet turut melontarkan sindirannya untuk Presiden.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved