Pilpres 2019

Dulu 'Mati-matian' Dukung Prabowo, Kini Tokoh-tokoh Ini Berbalik Menangkan Jokowi di Pilpres 2019

Jika di Pilpres 2014 mereka berada di barisan terdepan dan menjadi tim sukses Prabowo Subianto yang head to head dengan Jokowi

TRIBUNSUMSEL.COM
Jokowi 

Ngabalin berpendapat koalisi sembilan parpol yang telah dibangun untuk mendukung Jokowi sudah cukup solid. Apalagi, didukung oleh seluruh elemen relawan Jokowi yang ada saat ini.

"Sudah deh, tutup pintu, cukup. Kami enggak ada masalah di sini. Relawan semua siap mendukung Jokowi dua periode. Makanya kami bilang, lanjutkan," ucap Ngabalin.

Baca: Terlihat Awet Muda di Usia 70 Tahun Ini 4 Rahasia Kecantikan Ratna Sari Dewi, Istri Bung Karno

Baca: Ketua KNPI Palembang Handry Tama Ikuti Upacara Agustusan di London

Baca: Ketua KNPI Palembang Handry Tama Ikuti Upacara Agustusan di London

Baca: Seputar Puasa Arafah: Niat Puasa Arafah dan Ganjaran Bagi yang Mengerjarkan Puasa Arafah

Ngabalin pun menyasar sikap Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais yang kerap kali berkomentar sinis atas pemerintahan Jokowi. Padahal, Ngabalin mengatakan PAN punya menteri di Kabinet Kerja.

"Hari-hari maki orang, hari-hari menyebutkan tidak ada baiknya Jokowi, tidak ada baiknya pemerintah. Kalau anda sebut pemerintah itu tidak benar, berarti anda kirim orang salah. Kan pemerintahan itu ada wakilnya PAN. Jadi, sudah deh enggak usah (gabung)," tandas Ngabalin.

2. Hary Tanoesoedibyo

Sosok berikutnya yang beralih dukungan dalam pilpres 2019 adalah Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibyo.

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. (Tribunnews.com/Theresia Felisiani)

Saat pilpres 2014 lalu, Bos MNC Grup itu berada pada pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Nama Hary Tanoesoedibyo pun masuk dalam susunan timses Prabowo-Hatta saat itu. tepatnya menjadi salah satu Dewan Pakar prabowo-Hatta.

3. Muhammad Zainul Majdi atau lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB)

Nama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode itu menjadi santer dibicarakan di tanah air setelah sikapnya berbalik dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Baca: Direshuffle dari Kabinet Kerja Jokowi, 3 Mantan Menteri Ini Membelot dan Masuk Tim Pemenang Prabowo

Baca: Kisah Mbak Tutut Putuskan Berkerudung, Presiden Soeharto Sampai Ajukan 4 Pertanyaan Ini

Baca: Terharu Lihat Bocah Panjat Tiang Bendera, Hotman Paris Ganjar dengan Uang Puluhan Juta

Baca: Link Streaming dan Jadwal Lengkap Serie A Liga Italia, Debut Ronaldo Bersama Juventus

Menurut TGB, Jokowi merupakan tipikal pemimpin pekerja keras. Karena itu Jokowi layak kembali diberikan kesempatan maju di periode berikutnya.

Namun sebelumnya, di Pilpres 2014 lalu, TGB tercatat sebagai Ketua tim pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

TGB di kantor ICMI, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).
TGB di kantor ICMI, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018). (Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com)

Saat itu TGB berhasil membawa Prabowo-Hatta jauh mengungguli Jokowi-JK di Nusa Tenggara Barat (NTB). Total sebanyak 72 persen suara yang diraih Prabowo di NTB.

Angka tersebut merupakan kemenangan terbesar Prabowo selain di wilayah Jawa Barat dan Sumatera Barat di Pilpres 2014 lalu. (Tribunnews.com/Srihandriatmo Malau)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved