HUT ke 73 RI

Berasal Dari Keluarga Kurang Mampu, 5 Paskibraka Ini Penuh Prestasi

Dengan kegigihan dan latihan, mereka terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional di Istana Negara.

Karenanya Andreas tak tega meminta dana pada orangtua.

Beruntung Pemerintah Kabupaten dan Provinsi menyanggupi untuk membantu Putra Aceh tersebut.

  1. Baca: Kecelakaan di Tol Palindra, Suzuki APV Tabrak Pembatas Jalan Lalu Terbanting

    Baca: Jurnalis Australia Tanya Status Gempa Lombok bukan Bencana Nasional, Elit Demokrat Ungkap Hal Ini

    Baca: HUT Ke-73 RI Dapatkan Perhatian Khusus Dari Klub Liga Inggris, Ini yang Mereka Lakukan

    Ni Made Widyastuti
Ni Made Widyastuti
 
Ni Made Widyastuti

Ni Made mewakili provinsi Sulawesi Barat.

Ia merupakan anak seorang petani dari Mamuju Tengah.

Meski begitu, Ni Made tak gentar.

Ia justru bangga dengan asal usulnya.

Ia selalu ingat pesan ayahnya, tak apa menjadi anak petani, toh petani itu bos; bos di kebun sendiri.

  1. Ita Safitri
Ita Safitri
 
Ita Safitri

Ita Savitri mewakili Sulawesi Tenggara.

Sama seperti Ni Made, Ita juga anak seorang petani.

Meski begitu, Ita adalah sosok yang penuh semangat.

Ita ingin dengan menjadi Paskibraka, cita-citanya menjadi Kowad bisa tercapai.

Ia sadar, orang tuanya hanya petani yang mungkin tak sanggup membiayai pendidikan lebih tinggi.

Maka dia berharap ini adalah kesempatan baik untuknya.

  1. Kloria Marau
Kloria Marau
 
Kloria Marau

Kloria Marau mewakili Papua Barat.

Dengan perjuangan hebat, Kloria bisa mengalahkan ribuan saingan lain dan berhasil terpilih menjadi salah satu anggota Paskibraka Nasional 2017.

Ayah Kloria merupakan seorang nelayan.

Kloria sempat terkejut ketika namanya terpilih mewakili provinsi.

Bahkan kala itu, ia baru pertama kalinya naik pesawat untuk terbang ke Jakarta.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved