Pilpres 2019

Bernasib Sama Gagal Jadi Cawapres, Ini Beda Ucapan Minta Maaf Ala Mahfud MD - AHY

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menuliskan ucapan maaf dan terimakasihnya kepada masyarakat

kolase/net
AHY dan Mahfud MD 

Setelah diminta mempersiapkan diri, Mahfud MD bahkan sempat menunggu di restoran yang tidak jauh dari tempat pertemuan.

Namun, setelah menunggu cukup lama, Mahfud memutuskan untuk pulang.

Meski begitu, Mahfud menilai bahwa hal yang dialaminya sebagai peristiwa politik biasa.

"Biasa di dalam politik, itu tidak apa-apa," ujarnya.

"Kita harus lebih mengutamakan keselamatan negara ini daripada sekadar nama Mahfud, nama Ma'ruf Amin," ucap Mahfud.

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

AHY Minta Maaf ke Para Pendukung Gagal Jadi Cawapres

Berbeda dari Mahfud MD, Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasama) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono memberikan pernyataan.

Tepat di tanggal 10 Agustus, Agus pun menyatakan usainya sudah 40 tahun, sebelum memberikan keterangan pers.

Pelajaran paling beharga, bisa mencapai cita-cita yang besar, tidak ada orang terhebat tanpa ada ujian dan tantangan.

Sebelum menutup mata tidak ada kata akhir dalam perjuangan dan sia-sia. Ia mengucapkan terimakasih kepada generasi muda yang mendorong saya untuk maju, berpartisipasi kntestasi 2019.

Mereka berharap hadirnya perubahan dan kemajuan, saya semaksimal mungkin satu tahun terakhir mendengar aspirasi rakyat. saya maaf jika karena berbagai faktor bisa menjadi cawapres, sebagaimana diharapkan kader Demokrat serta berbagi lapisan masyarakat.

Saya sedih, kecewa dan marah, melihat situasi ini, saya mengajak agar kita semua menerima takdir Allah SWT dengan ikhlas.

Terbaik untuk saya pribadi dan bangsa Indonesia, ikhtiar satu tahun terakhir berkomunikasi dengan beberapa pihak,baru saja majelis tinggi demokrat mengusung Prabowo dan Sandiaga sebagai capres dan cawapres

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved