Berita Politik

Fahri Menang Atas PKS di MA, 'Rasanya Sekarang Sudah Terlambat' Cuitan Terakhir Fahri

Permohonan kasasi tersebut diajukan PKS pada 28 Juni 2018 oleh Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi PKS

Fahri Menang Atas PKS di MA, 'Rasanya Sekarang Sudah Terlambat' Cuitan Terakhir Fahri
Tribun Medan

TRIBUNSUMSEL.COM - Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan kasasi yang diajukan Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta terkait pemberhentian Fahri Hamzah dari partai tersebut.

Seperti dikutip dari situs informasi perkara Mahkamah Agung, permohonan kasasi tersebut diajukan PKS pada 28 Juni 2018 oleh Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi PKS Abdul Muis Saadih.

Baca: Nama AHY Masuk 3 Besar Bursa Cawapres Prabowo, Politisi Demokrat Berharap Jagonya yang Dipilih

Baca: Tegas, Dewan Syuro PKS Bantah Abstain di Pilpres Akan Kawal Terus Rekomendasi Ijtima Ulama

Kemudian pada 30 Juli 2018, majelis hakim MA yang dipimpin Maria Anna Samiyati memutuskan menolak permohonan kasasi tersebut.

Saat itu, PKS memecat Fahri sebagai kader. Majelis Tahkim PKS pada 11 Maret 2016 memutuskan memecat Fahri dari seluruh jenjang jabatan di kepartaian.

Pada 1 April 2016, Presiden PKS Sohibul Iman menandatangani SK DPP terkait keputusan Majelis Tahkim tersebut. Dalam gugatannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Fahri menuntut PKS membayar ganti rugi materiil Rp 1,6 juta dan imateriil senilai lebih dari Rp 500 miliar.

Ketua Dewan Syariah Surahman Hidayat, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, Abdul Muis, dan Abi Sumaid.

Fahri juga menuntut PKS untuk mengembalikan nama baiknya. Sementara atas putusan tersebut, pihak PKS mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi hingga kasasi ke Mahkamah Agung.

Tim Advokasi Hukum DPP PKS Zainudin Paru mengaku heran dengan putusan Mahkamah Agung (MA) atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta soal pemberhentian Fahri Hamzah. Ia menilai putusan tersebut begitu cepat dan mendapat atensi lebih dari ribuan perkara perdata yang masuk ke MA

Baca: PKB Kemungkinan tak Berkoalisi dengan Jokowi di Pilpres 2019 ?, Hasil Tergantung Mandat Para Kiai

Dalam cuitan Fahri di akun twitter miliknya #KopiRevolusi @Fahrihamzah, ia mengungkapkan 

Rasanya, sekarang sudah terlambat. Karena permainan merusak partai oleh mereka sudah terlalu jauh. Entahlah. Saya merasa kita harus selamatkan partai ini. Kasihan teman2 kita yang masih mau bekerja. Selain yg sdh mundur secara sukarela. Tapi cinta masih lekat. Bismillah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fahri Hamzah Menang Kasasi atas PKS di Mahkamah Agung", https://nasional.kompas.com/read/2018/08/02/13361361/fahri-hamzah-menang-kasasi-atas-pks-di-mahkamah-agung.

Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved