Artikel Kesehatan
Cara Mengobati Mata Kering (Dry Eye Syndrome), Ini Gejala dan Penyebab Terjadinya Mata Kering
Dokter ibu Saya berusia 54 tahun sudah berobat ke dokter dikatakan mengalami Mata Kering?
TRIBUNSUMSE.COM, PALEMBANG- Dokter ibu Saya berusia 54 tahun sudah berobat ke dokter dikatakan mengalami Mata Kering?
Bahaya nggak dokter terima kasih atas jawabannya.
Jawab:
dr Riani Erna SpM, dokter spesialis mata RSMH Palembang
Baik sekali pertanyaannya.
Setiap saat kedua bola mata kita dilindungi oleh air mata atau tear film.
Tear film merupakan pertahanan pertama yang menjaga permukaan bola mata kita dari paparan debu dan mikroorganisme termasuk bakteri dan virus.
Tear film juga menjaga agar permukaan bola mata kita tetap lembab dan mencegah gesekan antara kelopak mata dan permukaan kornea setiap kali kita berkedip.
Baca: Tahi Lalat di Kelopak Mata Bahaya atau Tidak, Begini Penjelasan Dokter
Mata kering atau dry eye syndrome adalah kondisi dimana tear film tidak stabil dari segi jumlah dan kualitas sehingga kehilangan kemampuan untuk melindungi permukaan mata.
Produksi air mata yang menurun atau air mata mudah menguap dapat menyebabkan kurangnya jumlah air mata dan ketidakstabilan.
Konsekuensi dari dry eye syndrome mulai dari iritasi mata ringan sampai peradangan hebat dan bahkan timbulnya perlekatan dan jaringan parut pada permukaan mata pada kondisi kronis.
Dry eye syndrome bukanlah kondisi yang jarang, bahkan seringkali pasien berobat ke dokter mata oleh karena keluhan mata kering.
Di Amerika Serikat, hampir 50% warganya yang berusia 18 tahun ke atas mengalami gejala dry eye syndrome.
Baca: Manfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan, Hasil Riset : Bisa Turunkan Resiko Kematian Hingga 24 Persen
Apa saja gejala dry eye syndrome?
Beberapa gejala dry eye syndrome yang dapat dikeluhkan antara lain:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/mata-kering_20180730_190729.jpg)