Wagub Ishak Mekki Pimpin Upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018

Wagub Ishak Mekki Pimpin Upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional
Tribun Sumsel
Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di Lapangan Upacara Griya Agung Palembang, Selasa (17/7). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018 di Lapangan Upacara Griya Agung Palembang, Selasa (17/7).

Dalam sambutan Menteri Koordinator Politik, Hukum & Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto, yang dibacakan Wagub Ishak Mekki bahwa sejumlah kasus narkoba beberapa tahun terakhir tampak mengejutkan bangsa Indonesia.

Hal ini terlihat dari berbagai macam penyelundupan narkoba yang masuk dalam wilayah Indonesia tidak hanya terjadi pada wilayah daratan melainkan wilayah perairan negara.

Baca: Tidak Saling Kenal, Artis Ini Ngaku Tak Berhenti Nangis Usai Tahu Anak Denada Didiagnosa Leukimia

Baca: Link Live Streaming (Video) Persija vs Bali United Pukul 18.00 WIB di Indosiar dan Vidio.Com

Lanjut Ishak, perang besar akan narkoba menuntut komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara.

"Kejahatan narkotika merupakan kejahatan yang luar biasa, yang harus diatasi secara serius. Apabila tidak ditanggulangi dapat digunakan pada salah satu senjata dalam proxy war untuk melumpuhkan keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara,"ungkap Ishak Mekki.

Menurutnya, terkait masalah yang di timbulkan oleh akan narkoba terus menggerogoti bangsa dari hulu sampai hilir, dari generasi ke generasi dan menjadi ancaman terbesar bagi generasi muda pada tahun 2030 nanti dengan kehancuran generasi muda sebagai penerus estafet perjuangan bangsa.

Baca: Mengenal Sosok Rosa Meldianti Keponakan Dewi Perssik, Blak-blakan Bongkar Aib Sang Tante

Dalam mengatasi permasalahan Narkoba, lebih lanjut Ishak mengatakan diperlukan strategi khusus, yaitu keseimbangan antara pendekatan penegak hukum dan pendekatan kesehatan. Kedua pendekatan ini bertujuan memutus mata rantai pemasok Narkoba mulai produsen sampai jaringan pengedar. Sedangkan kesehatan bisa melalui perawatan atau rehabilitasi.

"Selain pendekatan hukum dan kesehatan, upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dioptimalkan untuk turut serta aktif dalam menanggulangi permasalaha Narkoba. Sehingga warga negara kita dapat terlindungi dari bahaya penyalahgunaan Narkoba,"ujar Ishak.

"Atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih atas upaya BNN, Kepolisian dan pihak terkait yang telah melakukan langkah serius dan tegas untuk menyelamatkan anak bangsa. Kepada seluruh kementerian lembaga, bersama dengan masyarakat, saya instruksikan untuk bersama-sama dengan BNN menanggulangi ancaman Narkoba secara sungguh-sungguh,"tutup Wagub Ishak Mekki.

Baca: Saat Seorang Warga Sebut Kecebong di Hadapan Presiden Jokowi, Ini yang Terjadi

Hadir pula pada kesempatan ini, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Syarif Maffiase, Kepala BNN Sumsel Brigjen Pol John Turman Panjaitan serta FKPD Provinsi Sumsel.

Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved