Pilgub Sumsel 2018
Suara Masuk Capai 87,24 Persen, Ini Hasil Hitung Cepat Suara Pilgub Sumsel 2018,Nomor 1 Masih Unggul
KPU Sumsel masih terus melakukan hitung cepat, berdasarkan hitung cepat webside resmi KPU, (Infopemilu.kpu.go.id) untuk Pilgub Sumse
Penulis: Arief Basuki Rohekan |
pilgub sumsel hasil hitung cepat versi KPU
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG —KPU Sumsel masih terus melakukan hitung cepat, berdasarkan hitung cepat webside resmi KPU, (Infopemilu.kpu.go.id) untuk Pilgub Sumsel melalui aplikasi Sistim Hitung (Situng). Hingga, Jumat (29/6/2018) pukul 11.00 WIB, suara masuk (C1 kwk) sebesar 87,24 persen. Hasilnya pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Herman Deru – Mawardi Yahya (HDMY) tetap leading atau memimpin dengan perolehan suara 1.175.239 suara atau 36,02 persen.
Sementara urutan kedua ditempati paslon nomor urut 4, Dodi Reza Alex- Giri Kiemas dengan raihan 1.024.538 suara atau 31,40, selisih sekitar 4,60 persen dengan teratas.
Disusul pasangan nomor urut 3 Ishak Mekki-Yudha Pratomo sebesar 705.902 suara atau 21,64 persen dan pasangan nomor urut 2 Aswari Rivai- Irwansyah sebesar 356.774 atau 10,94 persen.
Jumlah suara yang masuk 87,24 persen dengan sebaran TPS yang masuk sebanyak 14.747 dari 16.903 TPS se Sumsel.
Menurut komisioner KPU Sumsel, Ahmad Naafi, hitung cepat (real count) ini dibuat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk mengetahui hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018, secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang menyelenggarakan Pilkada.
Dimana data hasil pada hitung cepat berdasarkan entri Model C1 apa adanya. Hasil pada hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final.
Jika terdapat kesalahan pada model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya.
"Kita menggunakan Aplikasi SITUNG, namun itu hanya kita jadikan acuan untuk data yang akurat, tapi ini juga jangan dijadikan pedoman hingga real count dan pengumuman resmi dari KPU Sumsel hingga tanggal 9 Juli 2018 nanti," tandas ketua KPU Sumsel Aspahani.
Jika dilihat dari sebaran suara yang masuk, beberapa daerah sudah 100 persen yang masuk dan ada juga beberapa daerah yang belum 100 persen.
Dari data yang masuk, data surat yang masuk 100 persen yaitu Banyuasin, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Prabumulih, Muba, Mura, Muratara, OI, OKU, OKUS, OKUT dan Pali.
Sementara daerah yang belum mencapai 100 persen yaitu, Palembang, Lahat, Muara Enim dan Empat Lawang.