Banyak Perantau Terkejut Saat Pulang Ke Lahat, Ini Alasannya

Kebetuan kalu saya sudah 13 tahun gak pulang karena pekerjaan,"ungkap Muhamad Zulpi, peratau Lahat yang kini bermukim di Negara Jerman

Editor: M. Syah Beni
zoom-inlihat foto Banyak Perantau Terkejut Saat Pulang Ke Lahat, Ini Alasannya
SRIPOKU/ Ehdi Amin
Tepian Ayek Sungai Lematang ramai dikunjungi pasca Hari Raya Idul Fitiri 2018.

Laporan Wartawan Sripoku. Com, Ehdi Amin

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Hari Raya Idul Fitri 2018, menjadi momen istimewa bagi perantau asal Bumi Seganti Setungguan untuk pulang ke kampung halaman. Selain untuk bersilaturahmi dengan keluarga, momen tersebut sebagai pengobat rindu untuk kembali ke tanah kelahiran.

Apalagi bagi perantau yang sudah puluhan tahun tidak pulang tentu penasaran seperti apa perubah yang terjadi.

Meski tidak ada data resmi, namun jumlah perantau yang pulang ke Kabupaten Lahat mencapai ribuan perantau baik dalam Negeri maupun luar Negeri.

"Alhamdulillah bersyukur bisa mudik ke Lahat. Tanah kelahiran. Sudah rindu sekali dengan keluarga, saudara dan teman teman kecil dulu.

Kebetuan kalu saya sudah 13 tahun gak pulang karena pekerjaan,"ungkap Muhamad Zulpi, peratau Lahat yang kini berada di Negara Jerman, ketika dibincangi di Citimall Lahat, Selasa (19/6).

Ketika ditanya mengenai Lahat, dirinya menuturkan Lahat kini sudah banyak berubah terutama untuk pembangunan. Secara kasap mata mata terjadi kemajuan.

Lahat sudah punya mall, hotel, banyaknya lokasi wisata baik alam maupun kuliner. Hal tersebut tentu adanya indikasi peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi, saat ini Lahat banyak memiliki perusahaan tambang.

Baginya hal tersebut sangat positif terutama dalam memacu masyarakat untuk bekerja keras dalam meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga.

"Dahulu saat meninggalkan Lahat belum ada fasilitas tersebut. Pas saya sampe di Lahat karena malam hari cari penginapan ternyata sudah ada hotel bintang tiga.

Saya tidak menduga sama sekali Lahat akan seperti sekarang. Tentu sebagai perantau kemajuan yang ada ini tidak melahirkan ketimpangan ditengah masyarakat, "ujarnya.

Senada apa yang dikatakan Dirwan, lelaki yang kini merantau ke Ibu Kota Jakarta menuturkan kini di Lahat banyak tempat wisata. Dikatakanya, dia tetkejut melihat tepian Ayek Lematang yang kini sudah ada plaza.

"Luar biasa ternyata kiini di Lahat banyak lokasi bersantai bersama keluarga. Ada juga lokasi wisata Pelancu yang tak kalah dengan daerah lain. Tentu bangga sebagai perantau melihat perkembangan yang ada saat ini, "ujarnya.

Sementara, pasca lebaran sendiri beberapa tempat wisata seperti Pelancu, Tepian Sungau Lematang, Tepian Ayek Lematang dan pusat perbelanjaan di kabupaten Lahat ramai dikunjungi warga.

Tak hanya warga Lahat namun juga dari kabupaten tetangga seperti Pagar Alam, Empat Lawang dan Muara Enim.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved