Berita Palembang
Jelang Mudik Lebaran, Tinggal 168,5 Km Jalan Rusak, Siapkan 12 Rest Area Pemudik
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumsel, Ucok Hidayat memastikan kondisi jalan nasional dan
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumsel, Ucok Hidayat memastikan kondisi jalan nasional dan provinsi tidak ada masalah untuk dilalui pemudik Lebaran.
"Tidak ada masalah. Untuk jalan arus mudik Lebaran tahun ini hampir 90 persen persiapannya sudah siap," ujar Ucok dalam rapat Koordinasi Pemantauan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan untuk Jalur Lebaran 2018 di Ruang Rapat Sekertaris Daerah, Kamis (31/5).
Kepala Bidang (Kabid) Jalan PUBM Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Muchtar menambahkan, dari sepanjang 1513,64 kilometer status jalan milik provinsi yang dalam kondisi rusak tinggal 168,5 kilometer.
Ia menjelaskan, ratusan kilometer total panjang jalan milik provins itu dinyatakan rusak yang terbagi dalam tiga kategori yaitu rusak ringan, sedang dan berat.
Berdasarkan data kondisi jalan per UPTD Provinsi Sumsel tahun 2018, kodisi jalan yang dinyatakan rusak ringan sepanjang 166,3 kilometer, lalu sepanjang 333,96 kilometer rusak sedang dan 168,5 kilometer dinyatakan rusak berat.
Kondisi tersebut tersebar di beberapa daerah, seperti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Lahat, Musi Rawas (Mura), Musi Banyuasin (Muba) dan Palembang dan lainnya.
Sementara Kepala Dishub Provinsi Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan, untuk membuat pemudik yang menggunakan jalur darat lebih nyaman dalam melakukan mudik Lebaran tahun ini, pihaknya sudah mempersiapkan rest area untuk tempat istarahat bagi pemudik.
"Total ada 12 rest area seperti di Jembatan Timbang, Pematang, Senawar, Merapi, Nibung dan di tujuh terminal tipe B," ujar Nelson saat ditemui usai Rapat.
Terminal yang dijadikan tempat istirahat pemudik ini yaitu Terminal Jakabaring Palembang, Terminal Simpang Perintis di Kota Lubuk Linggau, Terminal KM 32 di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Terminal Kota Baru arah Lampung di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.
Terminal Lubuk Harjo di OKU Timur, Terminal Muaradua di Kabupaten OKU Selatan dan terakhir Terminal Randik yang terletak di kawasan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Untuk titik-titik kemacetan Nelson menyebutkan di antaranya ada di Lintas Timur, Lematang,
Simpang Kayu Agung, Indralaya, Muara Enim, Prabumulih dan Lahat. Lalu di Kota Palembang seperti di Jalan Sukajadi, Pasir Putih, Betung, Sungai Lilin dan Jambi.
"Di masing-masing titik kemacetan disedikan posko gabungan. Kalau total posko untuk jalur mudik ini semuanya berjumlah 80 posko," katanya.
Sementara itu untuk prediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini, Nelson memprediksi nantinya tidak akan menumpuk seperti tahun-tahun sebelumnya.
Hal tetsebut dikarenakan tahun ini liburnya lebih panjang.
"Biasanya di tahun sebelumnya arus mudik menumpuk H-2 tetapi kalau sekarang libur panjang. Dengan libur panjang ini harapanya dapat mengurai kemacetan," ungkapnya. (nda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pengendara-kendaraan-bermotor-melintasi-jalan-rusak-dan-berlubang-di-jalan-angkatan-45-palembang_20180504_015723.jpg)